ARUSBAWAH.CO - 'Jangan Gubernur itu mentalnya mental-mental proyek.'
Pernyataan itu dilontarkan Akademisi Universitas Mulawarman, Purwadi Purwoharsojo, saat menanggapi dugaan salah satu resort milik Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, yang ikut menikmati pengadaan melalui penunjukan langsung dari APBD Kaltim.
Hal itu disampaikan Purwadi saat dihubungi wartawan Arusbawah.co, Minggu (5/4/2026).
Ia mengkritik praktik yang dinilai berpotensi menabrak etika kepemimpinan, terutama ketika seorang kepala daerah juga memiliki kepentingan bisnis yang bersinggungan dengan anggaran publik.
Data SIRUP Ungkap Tiga Paket Tagihan di Harum Resort
Dari penelusuran data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) yang dapat diakses publik melalui situs resmi sirup.inaproc.id, tercatat sejumlah paket kegiatan Pemprov Kaltim yang digelar di Harum Resort, Balikpapan.
Harum Resort sendiri diketahui merupakan restoran sekaligus tempat tetirah yang berada di kawasan pesisir pantai dan disebut sebagai milik Gubernur Rudy Mas’ud.
Dalam SIRUP, tercatat sedikitnya tiga paket tagihan kepada Pemprov Kaltim yang berkaitan dengan kegiatan di lokasi tersebut.
Rincian Tagihan Kegiatan di Harum Resort
Pertama, tagihan natura pada Harum Resort untuk kegiatan tanggal 3 hingga 5 Januari 2026 senilai Rp48 juta dengan skema pengadaan langsung.
Kedua, tagihan jamuan tamu Gubernur Kaltim pada 1 hingga 3 Januari 2026 senilai Rp48 juta
Ketiga, tagihan belanja souvenir atau cinderamata berupa makanan khas Kaltim dalam rangka kunjungan kerja Menteri ESDM RI beserta rombongan pada 12 Januari 2026 senilai Rp48 juta.
Tag



