Kompleksitas politik tidak boleh dijadikan alasan untuk mendiskriminasi suara minoritas.
Yang harus dijaga adalah persatuan nasional melalui pengelolaan keragaman aspirasi secara adil, bukan pemangkasan representasi.
Demokrasi Pancasila menuntut ruang bagi semua suara rakyat, bukan hanya suara mayoritas atau suara yang dianggap “efektif” secara administratif.
Ambang batas 0 persen adalah jalan kembali menuju demokrasi yang benar-benar berakar pada kedaulatan rakyat. (***)
Ditulis oleh Anshar Manrulu. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Prima
Tulisan merupakan opini pribadi penulis dan tak mencerminkan pandangan redaksi
Baca juga:
Tag




