Aliansi telah merancang strategi eskalasi massa yang jauh lebih masif jika tuntutan Hak Angket ini hanya menjadi formalitas politik belaka tanpa hasil nyata bagi masyarakat.
Kamarul menegaskan bahwa momentum Hari Buruh (May Day) pada 1 Mei mendatang akan dijadikan panggung perlawanan yang lebih besar jika hasil rapat dewan esok hari tidak memuaskan aspirasi yang dibawa massa.
“Kami akan lihat hasil rapat besok. Jika tidak ada progres nyata, kami pastikan akan ada aksi dengan eskalasi yang cukup besar di May Day nanti. Kebijakan Pemprov saat ini sudah sangat melukai masyarakat, bukan hanya publik secara umum, tapi buruh dan sektor pendidikan juga merasakan dampaknya secara nyata,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi di tiga titik perlahan membubarkan diri dengan tertib, namun dengan satu pesan yang jelas: Mata rakyat kini sedang mengawasi setiap inci gerak-gerik di Gedung Karang Paci menjelang rapat penentu esok hari. (son)
Tag




