ITK Tawarkan Sejumlah Opsi untuk Mahasiswa Terdampak
Sebagai solusi, ITK menawarkan sejumlah opsi kepada tujuh mahasiswa yang beasiswanya dibatalkan.
Opsi pertama adalah pemindahan mahasiswa dari kelas eksekutif ke kelas reguler agar tetap dapat diusulkan kembali sebagai penerima Beasiswa Gratispol ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Namun, ITK menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Pemprov.
Opsi kedua, ITK membuka kesempatan banding Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang merasa beban biaya terlalu berat, dengan kemungkinan revisi nominal sesuai kondisi ekonomi mahasiswa.
Opsi ketiga adalah skema cicilan pembayaran, guna meringankan kewajiban keuangan mahasiswa tanpa menghambat proses perkuliahan.
Selanjutnya, ITK juga menyiapkan skema beasiswa penelitian pascasarjana, di mana mahasiswa program magister dapat terlibat dalam penelitian bersama dosen dan memperoleh dana hibah penelitian sebagai bentuk dukungan finansial.
Opsi terakhir adalah keringanan pembayaran Formulir Rencana Studi (FRS) di mana mahasiswa kelas eksekutif hanya diwajibkan membayar selisih biaya pada semester berikutnya.
Daftar Mahasiswa S2 ITK yang Beasiswanya Dicabut
Sebagai Informasi, Adapun tujuh mahasiswa yang status beasiswanya dibatalkan yakni Ade Rahayu Putri Jaya, Abdul Kadir Jarlani, Arif Gunawan, Eka Reina Elfira, Mohammad Iqbal Ditrinov, Prengki Lamasi Elias Aritonang, dan Ramdhani Rahman.
Seluruhnya diketahui mahasiswa Program Studi S2 Manajemen Teknologi Institut Teknologi Kalimantan.
(wan)
- LBH Samarinda Buka Posko Pengaduan soal Gratispol, Ini Kontak yang Bisa Dihubungi
- Mahasiswa Unmul Teriak Soal Reklamasi, Kadis ESDM Kaltim Sebut soal Kewenangan
- Tak Cairkan Gratispol demi Hindari Temuan BPK, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim soal Viral Unggahan Pembatalan Beasiswa
- Curhat Mahasiswi S2 ITK Viral, Unggah Info soal Beasiswa Gratispol Dibatalkan Setelah Satu Semester Berjalan
Tag




