Dari pertemuan itu, Ade Rahayu mengaku baru mengetahui ternyata ada aturan baru yang menyatakan kelas eksekutif tidak bisa menerima beasiswa Gratispol.
“Tadi itu waktu pertemuan saya sebenarnya mau bertanya ke pihak Gratispol, tapi saya kaget ternyata Gratispol tidak hadir. Jadi yang jadi fokus utama itu Pergubnya,” katanya.
Kampus ITK Baru Mengetahui Aturan pada Januari 2026
Menurut penjelasan yang diterima Ade Rahayu, kampus ITK juga ternyata baru tahu soal aturan itu di bulan Januari 2026.
Ia menyebut baru ada aturan tertanggal 8 Januari 2026 yang menyatakan mahasiswa kelas eksekutif tidak boleh menerima bantuan.
“Kampus ITK itu tahunya juga di bulan Januari. Pergub itu ada dinyatakan tanggal 8 Januari bahwa eksekutif tidak dapat menerima bantuan. Saya baru tahu tanggal itu,” ucap Ade Rahayu.
Ia mempertanyakan kenapa aturan itu tidak disampaikan dari awal adanya Gratispol, sehingga mahasiswa bisa menghitung risiko sebelum memutuskan daftar.
Kata Ade Rahayu saat awal mendaftar, mereka hanya tahu tiga syarat yaitu warga Kaltim, usia maksimal 35 tahun, dan domisili minimal tiga tahun.
Ia mengatakan, tidak ada penjelasan soal larangan untuk kelas eksekutif, kelas pekerja, atau kelas malam.
“Tidak ada tahu tentang eksekutif tidak boleh mendaftar, dan yang lain-lain termasuk kelas pekerja, kelas malam itu tidak dikutip, dicantumkan dari awal,” ujarnya.
ITK Tegaskan Tidak Ada Mahasiswa Berhenti Kuliah karena Biaya
Atas kejadian tersebut, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum ITK, Khakim Ghozali, menegaskan bahwa tidak boleh ada mahasiswa ITK yang berhenti berkuliah hanya karena persoalan biaya.
“Tidak akan ada mahasiswa ITK yang terpaksa berhenti berkuliah karena masalah biaya,” tegasnya dalam pertemuan tersebut.
Ia menyatakan, ITK akan bertanggung jawab penuh terhadap keberlanjutan studi mahasiswa terdampak dan memberikan keringanan pembayaran sebesar nominal yang seharusnya ditanggung oleh program Beasiswa Gratispol.
Alih-alih saling menyalahkan tim Gratispol maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, ITK memilih mengambil langkah pasti dengan fokus pada penyelesaian masalah mahasiswa.
Tag



