Kabupaten Paser menjadi daerah dengan capaian tertinggi, yakni 140 koperasi telah melaksanakan RAT dari total 144 koperasi.
Selanjutnya, Kutai Kartanegara mencatat 117 koperasi telah menggelar RAT, Kota Samarinda 56 koperasi, Penajam Paser Utara 54 koperasi, Mahakam Ulu 50 koperasi, Kutai Timur 48 koperasi, Kota Balikpapan 34 koperasi, Kutai Barat 30 koperasi, Kabupaten Berau 21 koperasi, dan Kota Bontang 14 koperasi.
Meski jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Timur telah menembus seribu unit, data tersebut menunjukkan aktivitas transaksi masih terkonsentrasi di beberapa daerah.
Balikpapan memimpin nilai transaksi koperasi di Kaltim, sedangkan Samarinda yang menjadi pusat pemerintahan provinsi masih membukukan transaksi sebesar Rp5,5 juta.
Bahkan, lebih dari separuh kabupaten/kota di Kaltim masih belum mencatatkan transaksi pada dashboard SIMKOPDES hingga 27 Juli 2026.
Data diolah Arusbawah.co dari dashboard Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (SIMKOPDES), dipantau pada Senin, 27 Juli 2026. (pra)
- Dinas PUPR Kelola Anggaran Rp4,6 Triliun, Disdik Rp4,1 Triliun hingga Dispora Rp234 Miliar, Tapi Masih Dipimpin Plt
- Laporan CELIOS: Bisnis Tambang dan Sawit kian Beririsan dengan Militer
- Agus Jabo: Program Kerakyatan Jadi Fondasi Kebangkitan Nasional 2026
- Bukan Hanya Soal Sumur Tua, Forum HPN 2026 Samarinda Soroti Cara Aman Simpan Untung Usaha Lewat Emas
Tag




