ARUSBAWAH.CO - Di ruang gawat darurat, waktu tidak pernah berjalan biasa.
Satu menit bisa menjadi penentu, apakah seorang pasien masih memiliki kesempatan untuk bertahan atau justru kehilangan nyawanya.
Kesadaran itulah yang menjadi semangat RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dalam memperkuat kemampuan tenaga kesehatan menghadapi kondisi darurat melalui Workshop Manajemen Kegawatdaruratan dan Sistem Aktivasi Code Blue.
Memasuki hari kedua pelatihan, Sabtu (26/7/2026), suasana Aula Sakura RSKD dipenuhi semangat belajar.
Setelah sehari sebelumnya mendapatkan pembekalan teori, para peserta kini dihadapkan pada simulasi yang menggambarkan situasi kegawatdaruratan sesungguhnya di rumah sakit.
Sebanyak 70 tenaga kesehatan mengikuti pelatihan tersebut.
Mereka tidak hanya berasal dari lingkungan RSKD Balikpapan, tetapi juga dari berbagai puskesmas dan klinik di Balikpapan, Sangatta hingga Babulu.
Melalui berbagai skenario, peserta berlatih mengenali kondisi pasien kritis, melakukan asesmen awal, mengaktifkan sistem Code Blue, memberikan bantuan hidup dasar maupun lanjutan, hingga berkoordinasi dengan tim lintas profesi.
Tag



