Satu nama lain adalah negara Djibouti.
Negara di Afrika Timur ini sebelumnya nyaris tak tercatat dalam peta ekspor Kaltim.
Namun pada November 2025, ekspor ke Djibouti muncul dengan nilai US$20,13 juta, atau sekitar Rp337 miliar.
Nilainya memang kecil, tapi menunjukkan mulai terbukanya pasar baru di luar Asia.
Pasar Uni Eropa Masih Terbatas
Berbeda dengan Asia, pasar Uni Eropa belum menjadi tujuan utama batu bara Kaltim.
Sepanjang Januari–November 2025, nilai ekspor nonmigas ke kawasan ini hanya US$250,06 juta, atau sekitar Rp3,9 triliun.
Italia, Belanda, dan Rumania menjadi tujuan utama, namun kontribusinya masih jauh di bawah Asia.
Total Ekspor Batu Bara Kaltim Sepanjang 2025
Dengan demikian, secara keseluruhan, ekspor nonmigas Kaltim ke 13 negara tujuan utama sepanjang 2025 mencapai US$17,006,78 miliar, atau setara sekitar Rp284,4 triliun.
(wan)
Tag




