Kebutuhan Hunian MBR Tinggi
Syamsuddin menegaskan, keputusan masuk ke rumah subsidi bukan tanpa dasar. Permintaan hunian murah di Samarinda sangat tinggi.
“Rumah subsidi di Samarinda itu laku seperti kacang goreng. Cepat sekali habis. Rusun kami saja tidak ada yang kosong,” ungkapnya.
Varia Niaga telah mengelola rumah susun dengan tarif Rp300 ribu per bulan, lengkap kamar mandi dan dapur di dalam unit, sebagai bukti bahwa kebutuhan hunian murah bukan asumsi, tapi fakta lapangan.
Skema Bisnis & Kerja Sama Developer
Pendanaan rumah subsidi tidak mengandalkan APBD. Varia Niaga menyiapkan skema kerja sama bisnis dengan investor, perbankan, dan pengembang properti berpengalaman.
“Kami punya tanah, tapi tidak punya pengalaman teknis properti. Maka kami kerja sama dengan developer yang paham. Selama skema bagi hasil sehat dan adil, itu tidak masalah,” ujar Syamsuddin.
Tag



