SMA 2 Muara Wis di Desa Melintang, misalnya, menjadi cabang dari SMA 1 Muara Wis karena akses 70 siswanya lebih dekat ke lokasi filial.
Langkah ini juga membantu mengurangi beban daya tampung di sekolah induk.
Saat ini seluruh biaya operasional sekolah tersebut masih ditanggung pemerintahan desa, sehingga penegerian akan memindahkan tanggung jawab pendanaan ke Disdikbud Kaltim.
Sementara itu, SMA 3 Marangkayu di Desa Santan Ulu yang menjadi cabang dari SMA 2 Marangkayu telah beroperasi sejak 2005 dengan potensi sekitar 135 siswa setiap tahun.
Adapun SMA 4 Muara Muntai berdiri pada 2009 dan menempati lahan dua hektare yang berasal dari swadaya masyarakat.
Satu sekolah lain yang diusulkan, SMA Swasta Gotong di Kota Bangun, mengalami kendala pendanaan dari yayasan pengelolanya.
Tag



