Arus Publik

Samarinda Terkini

Terowongan Samarinda Belum Difungsikan, Usulan Tambahan Rp90 Miliar Dipertanyakan DPRD

by:
Lisa
Selasa, 3 Maret 2026 10:51

TEROWONGAN SAMARINDA - Potret Terowongan Samarinda/ Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Proyek Terowongan Samarinda di Kelurahan Selili kembali jadi sorotan.

Setelah menelan anggaran utama sekitar Rp395–400 miliar dari APBD Kota Samarinda, kini muncul lagi usulan tambahan dana hingga Rp90 miliar untuk penanganan lanjutan longsor.

Padahal sebelumnya, penguatan struktur sudah dilakukan dengan anggaran sekitar Rp32 miliar.

Jika ditotal, biaya penguatan saja bisa menembus lebih dari Rp120 miliar.

Sementara hingga Maret 2026, terowongan tersebut belum juga bisa difungsikan karena masih menunggu Sertifikat Layak Fungsi (SLF) dari pemerintah pusat.

Sudah Diperkuat Rp32 Miliar, Muncul Lagi Usulan Rp90 Miliar

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mempertanyakan urgensi tambahan anggaran baru yang nilainya jauh lebih besar dibanding penguatan sebelumnya.

Secara fisik, penguatan sudah dilakukan sepanjang 126 meter—terdiri dari 72 meter di sisi inlet Jalan Sultan Alimuddin dan 54 meter di sisi outlet Jalan Kakap.

Struktur tambahan itu disebut memiliki ketebalan sekitar 50 sentimeter.

“Sudah ada penguatan struktur yang cukup besar, lalu muncul lagi kebutuhan anggaran sampai Rp90 miliar. Angkanya sangat besar,” tegas Deni saat inspeksi lapangan, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, jika struktur lereng sudah diperkuat untuk menahan potensi longsor, maka tambahan anggaran seharusnya tidak lagi membengkak signifikan.

DPRD pun memastikan akan mengkaji ulang efektivitas penggunaan anggaran tersebut sebelum disetujui.

 

Tag

MORE