Tak hanya veteran, Dinsos juga menyalurkan bantuan untuk 265 penyandang disabilitas berat sebesar Rp1,5 juta per orang, serta 47 lansia terlantar yang menerima Rp1 juta per orang.
Bantuan ini diharapkan bisa membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban hidup di tengah situasi ekonomi yang tidak selalu mudah.
Selain bantuan tunai, Pemkot juga menyalurkan Bantuan Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 30 perempuan rawan sosial ekonomi.
Bantuan diberikan dalam bentuk paket peralatan usaha seperti kompor gas, oven, panci, dan perlengkapan dapur lainnya, guna mendorong kemandirian ekonomi.
Bentuk Kepedulian Sosial, Bukan Seremoni
Edy menegaskan, penyaluran bantuan ini bukan sekadar seremoni tahunan.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar bermanfaat dan memperkuat semangat gotong royong di masyarakat. Momentum Hari Pahlawan harus jadi refleksi nilai perjuangan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap nilai-nilai perjuangan pahlawan terus hidup dalam bentuk solidaritas dan empati terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan. (adv)
Tag



