“Pada dasarnya kami ingin membantu masyarakat Samarinda.
Kebijakan ini juga hampir disepakati oleh direktur dan Kuasa Pemilik Modal, yakni Wali Kota Samarinda,” ujarnya lagi.
Terkait sasaran kebijakan, Perumda memastikan penghapusan abonemen nantinya berlaku untuk seluruh pelanggan, bukan hanya kelompok tertentu. Namun penerapannya tetap dilakukan bertahap agar kondisi keuangan perusahaan tetap terjaga.
“Targetnya 100 persen pelanggan, tetapi dilakukan secara bertahap,” katanya.
Saat ditanya kapan target tersebut tercapai sepenuhnya, pihak Perumda menyebut masyarakat dapat melihat realisasinya pada September mendatang.
“Bisa dilihat nanti pada September tahun ini. Nanti informasi resminya akan kami sampaikan,” pungkasnya. (sobizz/raf)
Baca juga:
- Pipa Bocor di Gunung Lingai Sempat Ganggu Distribusi Air, Perumdam Tirta Kencana Siapkan Penggantian Pipa Baru
- Perumda Tirta Kencana Samarinda Gelar Halal Bihalal dan HUT ke-52, Bahas Capaian Layanan hingga Tantangan Air Bersih
- Skema Tarif Progresif dan Penghapusan Abonemen, Penjelasan Perumdam Samarinda
Tag




