- "Taman Budaya Tidak Mewakili Budaya", Seniman Protes Gedung Hanya Jadi Tempat Nikahan, Ini Jawaban Sekda Kaltim
- Setelah Antar Surat Peringatan ke Tujuh Fraksi, Aliansi Rakyat Kaltim: Jangan Berpikir Untuk Menyudahi Apa Yang Dijanjikan Kemarin
- Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk 9 Kantor Partai, Demokrat dan PPP Tak Bisa Ditemui
Tanggapan Fathur Rahman Usai Aksi 20 Mei
Menanggapi video viral dari anggota Tim Ahli Gubernur tersebut, Jenderal Lapangan ARK, Fathur Rahman, memberikan jawaban menohok saat ditemui usai memimpin aksi demonstrasi dan konvoi ke kantor-kantor fraksi DPRD Kaltim, Rabu (20/5/2026) sore kemarin.
Fathur mengaku heran dan merasa "lucu" melihat reaksi anggota Tim Ahli Gubernur tersebut yang terkesan sangat reaktif.
Ia menilai ada keganjilan ketika pihak pemerintah merasa perlu mengklarifikasi sesuatu yang sumber aslinya saja belum pernah diungkap secara spesifik oleh mahasiswa siapa dalangnya.
"Satu yang kemudian lucu bagi saya. Saya itu tidak pernah menyebut siapa pun yang memberikan uang itu, karena memang saya tidak tahu dalangnya siapa. Kenapa kemudian ada pihak yang merasa 'oh ini bukan saya' lalu harus klarifikasi? Itu yang menurut saya lucu," kata Fathur.
Bagi Fathur, reaksi Sudarno justru mengundang tanda tanya besar di kalangan aktivis.
Menurutnya, sebagai pihak yang paham tentang politik, langkah Sudarno yang langsung pasang badan tersebut patut dicurigai sebagai bentuk kegelisahan yang tidak perlu.
Ia menegaskan kembali bahwa marwah perjuangan rakyat Kalimantan Timur tidak bisa diukur dengan uang, berapapun jumlahnya.
"Mau dia dari pihak gubernur atau bukan, satu pesan saya: harga diri masyarakat tidak bisa diukur dengan uang. Marwah Kaltim tidak boleh dinodai dengan transaksi-transaksi seperti itu," tegasnya lagi.




