Sikap Tegas PDI Perjuangan Samarinda
Sugiyono menegaskan bahwa PDI Perjuangan Kaltim berdiri teguh pada prinsip demokrasi kerakyatan dan menolak segala bentuk kemunduran demokrasi.
Ia menyebut pilkada langsung sebagai hasil konsensus reformasi yang lahir dari tuntutan sistem politik yang lebih adil, terbuka, dan partisipatif.
Di tengah dinamika politik nasional, ia mengajak masyarakat sipil, akademisi, organisasi kepemudaan, hingga aktivis demokrasi untuk ikut bersuara menjaga hak pilih rakyat.
Menurutnya, sikap diam justru membuka ruang bagi kemunduran demokrasi yang terjadi secara perlahan namun sistematis.
“Demokrasi itu bukan hadiah dari negara, tapi hasil perjuangan rakyat. Kalau hari ini kita biarkan hak itu dikurangi, besok bisa saja hak-hak lain ikut dicabut,” pungkasnya.
Penolakan dari Sugiyono menambah daftar suara kritis terhadap wacana pilkada lewat DPRD, yang dinilai berpotensi menggerus substansi demokrasi dan menghidupkan kembali praktik politik tertutup yang pernah terjadi di masa lalu. (pra)
- Ikut Arahan Ketum Megawati, DPD PDI Perjuangan Kaltim Tegas Menolak Pilkada lewat DPRD
- Mission: Not Impossible Syafruddin PKB
- Ambisi PKS Kaltim Pasang Target Tinggi Menuju Pesta Demokrasi 2029
- In Seno They Trust?
- Dugaan Pelanggaran Etika Dewan AG, BK Pilih Jalur Mediasi Sebut Soal Sanksi Masih Jauh Dari Keputusan
Tag




