
AKSI - Aksi XR Bunga Terung Kaltim, desak pemerintah setop kecanduan batu bara. Kaltim paling banyak terima dampak negatif/ HO to Arusbawah.co
Kaltim Tetap Jadi “Penjaga Api” Batu Bara
Data memperkuat kegelisahan Yuni: produksi batu bara Kaltim naik dari 268 juta ton (2020) menjadi 368 juta ton (2024)—menyumbang 44% produksi nasional.
Deforestasi pun masih tertinggi di Indonesia. Kaltim kehilangan 44.483 hektare hutan pada 2024; lebih dari 16.000 hektare di antaranya ada di Kutai Timur, sebagian besar akibat ekspansi tambang.
“Kalau sudah begini, bagaimana kami bisa percaya bahwa negara serius?” kata Yuni pelan, tetapi tegas.
Baca juga:
- Reklamasi Tak Beres, Jatam Kaltim Desak APH Tetapkan Pihak PT Kencana Wilsa Jadi Tersangka Kejahatan Lingkungan
- XR Bunga Terung Kaltim: Indonesia belum Merdeka dari Krisis Iklim dan Solusi Palsu Energi
- Dana Reklamasi Cuma Rp20 Juta, JATAM Lapor PT Kencana Wilsa ke Kejati: Tak Masuk Akal Tutup Tiga Lubang Tambang
Tiga Desakan XR Bunga Terung Kaltim
Atas dasar itu, Yuni bersama XR Bunga Terung Kaltim menyampaikan desakan keras kepada pemerintah:
Tag



