Masalah Utama: Anggaran Seret, Program Bisa Mandek
Strategi penataan kawasan ini terancam tidak berjalan maksimal. Ronny mengungkapkan program kawasan kumuh Samarinda mengalami tekanan berat dari pemotongan anggaran pusat hingga daerah.
“Kalau dananya tidak ada, program tidak bisa jalan. Bahkan RTLH pun tidak bisa dilaksanakan," katanya.
Termasuk rencana penataan bantaran Karang Mumus dan ruang publik, seluruhnya berpotensi tertunda.
DAK Jadi Harapan, Tapi Baru Bisa Dinikmati Tahun 2027
Disperkim telah mengajukan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai penyelamat. Namun jika pengajuan masuk di 2026, pencairan baru terjadi pada 2027.
Ini membuat tahun 2026 terancam menjadi tahun gelap, tanpa dukungan pendanaan.
RTLH Masih 20 Ribu Unit, PR Berat di Depan Mata
Data Disperkim menunjukkan, dari total awal 22.064 unit RTLH (2022), saat ini masih tersisa 20.313 unit di seluruh kecamatan.
Kawasan paling besar di Sungai Pinang (5.057 unit) dan Sungai Kunjang (3.746 unit). (isa)
Tag




