Unmul sendiri telah menyiapkan 16 program berbasis mitigasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk sistem smart biodiversity monitoring yang dikembangkan untuk memantau kawasan lindung secara digital.
Kolaborasi dan Kapasitas Lokal
Dalam forum itu pula, Ketua BPC HIPMI Penajam Paser Utara, Hasrul, menilai IKN sebagai peluang ekonomi besar bagi pengusaha dan tenaga kerja lokal.
Namun, ia menyoroti masih lemahnya kapasitas SDM daerah yang menyebabkan banyak peluang justru diambil oleh tenaga kerja dari luar Kaltim.
“Kalau kita tidak mengambil peran hari ini, kapan lagi? IKN adalah masa depan anak-anak kita,” ucapnya.
Refleksi Kampus: Dari Samarinda untuk Nusantara
Forum tersebut menegaskan posisi kampus, khususnya Unmul, sebagai pusat refleksi intelektual dan penjaga rasionalitas kebijakan publik.
Sebagaimana ditegaskan Rektor Abdunnur, perguruan tinggi bukan hanya pengamat, tetapi pilar epistemik bangsa yang bertanggung jawab melahirkan gagasan, data, dan solusi.
“Pembangunan nasional harus dimulai dari ruang-ruang ilmu. Di situlah lahir kesadaran, arah, dan nilai,” tutupnya. (sobizz/isa)
Tag




