ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengumumkan daftar 52 perguruan tinggi penerima bantuan pendidikan program Gratis Pola Kuliah (Gratispol) tahun 2025, untuk mahasiswa baru jenjang S1 hingga S3 dalam daerah Kaltim.
Total kuota yang disiapkan mencapai 30.865 mahasiswa baru, dengan anggaran total lebih dari Rp149,341 miliar.
Program Gratispol adalah upaya Pemprov Kaltim menjamin akses pendidikan tinggi bagi warga Kaltim.
Kuota itu terbagi ke dua kategori kampus, yakni kampus negeri dan kampus swasta yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.
Untuk kampus negeri, disiapkan kuota sebanyak 16.873 mahasiswa baru, dengan total anggaran Rp79,968 miliar.
Sementara untuk kampus swasta, disiapkan kuota 15.161 mahasiswa baru, dengan total anggaran Rp56.045.089.650.
Penjelasan Karo Kesra: Kampus Negeri Sudah Penuhi Kuota, Swasta Masih Kurang
Dihubungi lewat WhatsApp oleh redaksi Arusbawah.co pada Jumat (19/9/2025), Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setprov Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa penyerapan kuota mahasiswa baru saat ini berbeda antara kampus negeri dan kampus swasta.
“Kalau kampus negeri sudah (terpenuhi), yang belum terpenuhi kampus swasta,” ujar Dasmiah kepada redaksi Arusbawah.co, Jumat (19/9/2025).
Ia menegaskan, ada sejumlah kampus swasta yang meminta tambahan kuota karena banyaknya pendaftar, tapi permintaan itu ditolak.
Dasmiah bilang, tambahan kuota tidak bisa diberikan sembarangan karena harus sesuai dengan jumlah dosen aktif yang terdata di PDDIKTI masing-masing kampus.
“Kampus swasta ada yang minta tambahan kuota, tapi tidak bisa karena harus sesuai dengan jumlah dosennya yang terdata di PDDIKTI,” kata Dasmiah.
Dasmiah mengakui, sebagian kampus swasta masih kekurangan mahasiswa untuk memenuhi kuota Gratispol yang telah diberikan.
Sebaliknya, kampus negeri justru sudah mencapai target kuotanya.
Tag



