"Tapi tidak apa-apa, itu adalah bagian dari aspirasi mahasiswa. Saya pikir itu juga perlu kita tampung karena bagaimanapun juga mahasiswa adalah sumber daya manusia kita ke depan yang akan menggantikan kita. Jadi semuanya kita rangkul," tambahnya.
Gebrakan Baru: Call Center Satu Pintu untuk Gratispol
Menjawab kegelisahan mahasiswa terkait minimnya akses data program unggulan, Seno Aji langsung mengumumkan langkah taktis.
Ia menyadari bahwa miskomunikasi sering terjadi karena sulitnya mahasiswa mendapatkan data akurat langsung dari sumbernya.
Untuk itu, pemerintah akan meluncurkan pusat layanan informasi atau call center khusus program sekolah dan kuliah gratis (Gratispol).
"Ada beberapa mahasiswa yang merasa tidak mendapatkan informasi valid tentang program pendidikan gratis ini. Maka, kami akan buatkan satu call center supaya nantinya hanya ada satu nomor yang dihubungi dengan beberapa operator yang siap membantu," jelas Seno.
Langkah ini, menurut Seno, adalah bentuk komitmen batin pemerintah untuk menjamin masa depan generasi muda Kaltim.
"Kami ingin dari hati yang paling dalam, masa depan anak-anak kita terjamin, kuliahnya bisa terbayarkan oleh negara dalam hal ini pemerintah provinsi Kalimantan Timur," tuturnya.
Tag



