ARUSBAWAH.CO - Suasana diskusi publik evaluasi satu tahun kepemimpinan Rudy-Seno di Gedung Rektorat Universitas Mulawarman (Unmul), Selasa (31/3), mendadak riuh.
Di tengah jalannya forum, sejumlah pengurus BEM KM Unmul melayangkan aksi simbolis berupa pemberian kartu merah.
Namun, alih-alih terpancing emosi, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji justru menanggapi aksi tersebut lewat senyuman.
Respons Santai di Tengah Dinamika Kampus
Seno Aji menilai aksi tersebut sebagai riak kecil dalam demokrasi kampus yang patut dihargai.
Ia mengaku tidak terganggu dengan simbolisme kartu merah tersebut, meskipun dirinya secara terbuka menyebut tidak menangkap sasaran spesifik dari aksi yang dilakukan mendadak di tengah diskusi yang diinisiasi oleh BEM FISIP Unmul itu.
"Oh ya, tadi itu kan kita undangannya di BEM FISIP ya. Kemudian ada teman-teman BEM KM masuk memberikan kartu merah. Saya tidak tahu kartu merah untuk siapa dan berapa kartu merahnya kita tidak tahu," ujar Seno Aji dengan nada santai saat menemui awak media usai kegiatan
Membalas Kritik dengan Rangkulan dan Solusi
Politisi tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak melihat mahasiswa sebagai lawan, melainkan mitra strategis.
Baginya, setiap kritik adalah bahan bakar bagi pemerintah untuk bekerja lebih baik, selama disampaikan dalam koridor dialog yang konstruktif.
Tag



