Arus Politik

Tuntutan Hak Angket

Soal Dugaan Pembakaran Bendera PPP, Jenlap Aliansi Rakyat Kaltim: Jika Ada Bukti, Kami Tentang Mereka Membawa Ini ke Jalur Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 13:5

AKSI - Massa aliansi saat berdemo di depan Kantor PPP Kaltim, Rabu (20/5)/(Foto: Arusbawah)

Menurutnya, tindakan itu spontan dilakukan massa sebagai bentuk luapan kekecewaan politik yang biasa terjadi dalam sebuah demonstrasi.

Namun, Kamarul membantah jika api dari ban tersebut sengaja dinyalakan untuk membakar bendera partai. 

Ia mengklaim justru dirinya yang sempat mengamankan situasi ketika api dinilai terlalu dekat dengan gedung utama kantor PPP.

Saat itu, Kamarul langsung mendorong dan menendang ban yang menyala agar menjauh dari teras gedung. 

Pada momen itulah, Kamarul bersaksi bahwa dirinya sama sekali belum melihat ada bendera partai yang terbakar.

"Bahkan ketika waktu saya coba untuk menendang ban tersebut, saya belum ada melihat bendera terbakar pada saat itu," ujarnya menjelaskan situasi di titik api.

 

Hasil Rapat Internal Bersih, Aliansi Duga Ada Penyusupan Provokator

Munculnya kabar mengenai bendera partai yang hangus terbakar di media sosial membuat pengurus aliansi langsung menggelar rapat darurat. 

Mereka mengumpulkan semua peserta konvoi motor dan melakukan pemeriksaan internal secara ketat.

Dalam rapat evaluasi tersebut, pimpinan aliansi menanyai para peserta aksi satu per satu. 

Hasilnya, tidak ada satupun anggota aliansi yang mengetahui ataupun melakukan pembakaran bendera partai tersebut.

Karena pemeriksaan internal menunjukkan hasil yang bersih, Aliansi Rakyat Kaltim menduga kuat ada oknum dari luar atau provokator yang sengaja menyusup. 

Oknum ini diduga memanfaatkan situasi ramai di jalan saat konvoi kendaraan untuk memicu keributan.

"Kemungkinan besar banyak sekali provokator-provokator dari luar yang masuk. Tapi sudah disampaikan kepada teman-teman atau misalnya di meeting dan kemudian ditanya satu-satu, memang tidak ada jawaban dari teman-teman. Tidak ada instruksi dari kami," lanjutnya membeberkan hasil rapat aliansi.

Tag

MORE