ARUSBAWAH.CO - Komisi IV DPRD Kota Samarinda memberikan perhatian terhadap capaian realisasi anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda yang masih rendah hingga memasuki pertengahan tahun 2026.
Di saat yang sama, DPRD juga memastikan proses lanjutan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tetap berjalan agar calon peserta didik yang belum diterima di SMP negeri masih memiliki kesempatan memperoleh bangku sekolah.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengungkapkan bahwa penggunaan anggaran Disdikbud pada Semester I 2026 masih berada di kisaran 21 persen.
Berdasarkan hasil pembahasan bersama organisasi perangkat daerah tersebut, dewan juga menemukan sejumlah bidang yang belum menjalankan program sehingga belum ada realisasi anggaran.
“Masih ada beberapa bidang yang serapan anggarannya nol persen. Ini menjadi perhatian kami. Kalau anggaran sudah tersedia tetapi belum ada kegiatan, tentu harus dievaluasi,” kata Novan, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi Komisi IV karena anggaran yang telah dialokasikan seharusnya segera diikuti dengan pelaksanaan program.
DPRD berkomitmen mengawasi percepatan pelaksanaan kegiatan agar tidak terjadi penumpukan belanja pada penghujung tahun anggaran.
Selain melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran tahun berjalan, Komisi IV juga mulai menyusun pembahasan program untuk tahun anggaran 2027.
Tag



