Dengan dibukanya ITK bersama ITERA, Indonesia kini memiliki empat institut teknologi negeri setelah sebelumnya hanya ada ITB dan ITS.
Dari sisi pembangunan fisik, perjalanan awal ITK tidak instan.
Sebagai tahap awal, pemerintah pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp 38 miliar untuk membangun gedung akademik, dan pada tahun berikutnya kembali mendapat gelontoran APBN sebesar Rp 70 miliar untuk membangun gedung akademik lagi serta menyelesaikan bangunan di lantai atas gedung lama.
Meski demikian, total kebutuhan anggaran untuk kampus seluas 300 hektare itu diperkirakan mencapai Rp 9 triliun.
Dari sisi tenaga pengajar, dosen ITK sudah dipersiapkan sejak proses pembentukan Tim Pelaksana Harian pada 2012, dengan jumlah sekitar 50 dosen yang seluruhnya minimal bergelar master.
Dengan lahan seluas 300 hektare yang digadang-gadang sebagai salah satu kampus terbesar di Asia Tenggara, ITK terus berkembang sebagai pusat pendidikan teknik dan teknologi di Kalimantan Timur, sekaligus menjadi simbol pemerataan akses pendidikan tinggi berbasis teknologi di luar Pulau Jawa. (jay)
- PT NCI Tambang Batu Bara Terafiliasi Grup MNC, Diduga Masih Gunakan Lahan Pemkot Samarinda
- Ditulis soal Dugaan Membobol APBD Dana Hibah LPTQ, Sekprov: 'Hati-Hati Pakai Kata Itu, Bertanggung jawab Apa Yang Ditulis'
- Ekti Imanuel Ungkap Jadwal Hak Angket Rudy Mas'ud Belum Diputuskan, Banmus Baru Rapat Akhir Juni




