Arus Publik

Rudy Mas'ud Pergi Haji, BEM KM Unmul Publish soal Rapor! 8 Program Dikasih Warna Merah

Selasa, 3 Juni 2025 14:18

POSTINGAN - Unggahan post BEM KM Unmul soal Raor 100 Hari Kerja Gubernur Kaltim/ IG @bemkm_unmul

Berikut ini tulisan Rudy Mas'ud soal program yang ia akan jalankan di Kaltim sebagaimana dilansir dari Kumparan

"6 program Gratispol. Untuk Indonesia, barangkali program Gratispol ini yang pertama kali ada, dan diharapkan menjadi pilot project yang nantinya bisa diikuti oleh provinsi-provinsi lainnya.
 
Gratispol ini terdiri dari 6 program. Pertama, program pendidikan gratis, mulai dari SMA hingga kuliah S3. Di Indonesia, hanya 21 persen anak-anak kita yang lulus SMA. Provinsi Kalimantan Timur cukup beruntung karena lulusan SMA-nya di atas rata-rata nasional, yaitu 34 persen.
 
Program gratis Sekolah SMA ini diharapkan mampu menaikkan angka kelulusan hingga di atas 50 persen. Anak-anak Kaltim wajib lulus SMA dengan biaya ditanggung oleh pemerintah provinsi.
 
Pemprov Kaltim juga memiliki program kuliah S1, S2 hingga S3 gratis. Berlaku untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri maupun swasta. 12 persen masyarakat Kaltim itu sarjana. Ini juga di atas rata-rata nasional yaitu 10 persen. Dengan digratiskan biaya sekolah, kami targetkan di atas 20 persen dari masyarakat Kaltim adalah sarjana. 
 
Dengan gratis kuliah S1, S2 dan S3, kami berupaya mendorong peningkatan SDM di Kaltim. Dengan SDM tinggi, maka etos kerja masyarakat Kaltim juga ikut naik. Dengan SDM dan etos kerja yang tinggi, kami yakin Kaltim ke depan akan menjadi provinsi yang memiliki daya saing tinggi.
 
Kedua, program seragam SMA gratis. Untuk mendukung wajib belajar 12 tahun, Pemprov Kaltim memberikan seragam kepada seluruh siswa-siswa SMA, baik swasta maupun negeri. Setiap siswa mendapatkan seragam dua kali dalam setahun.

Ketiga, program berobat gratis untuk peserta BPJS kelas III. Pemprov Kaltim akan membayar semua iuran preminya. Masyarakat Kaltim tidak perlu lagi direpotkan dengan iuran bulanan, karena sudah dicover oleh Pemprov Kaltim.
 
Keempat, program wifi gratis untuk setiap desa dan kelurahan di seluruh Kaltim. Di Kaltim, ada 1.038 desa/kelurahan. Public area di semua desa/kelurahan seperti kantor desa, gedung sekolah dan puskesmas akan dipasang wifi yang setiap saat bisa digunakan secara gratis oleh masyarakat di desa/kelurahan. Wifi ini difungsikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak desa, akses informasi dan sarana usaha.

Kelima, program gratis untuk biaya administrasi pembelian rumah. Di Kaltim, satu rumah umumnya diisi oleh lebih dari satu keluarga. Bahkan ada satu rumah diisi oleh 10 keluarga. Ini tentu tidak sehat secara psikologis, sosial dan ekonomi. Ini terjadi karena kemampuan masyarakat untuk membeli rumah sangat rendah. Karena itu, kami hadir untuk memberi stimulus dan kemudahan berupa gratis biaya administrasi agar semangat mereka untuk membeli rumah itu tinggi.

Keenam, gratis umrah dan wisata religi untuk masing-masing umat beragama. Tahun 2025 ini kami akan memberangkatkan 894 orang ke tanah suci masing-masing. Ini berlaku untuk para penjaga tempat ibadah,". (pra)

Ads Arusbawah.co

 

 

 

 

Tag

MORE