Postingan dari BEM KM Unmul itu tercatat dilakukan pada Senin (2/6/2025).
Terakhir dilihat pada Selasa (3/6/2025), postingan sudah disukai sebanyak 3,189 akun.
Ragam komentar pun muncul.
Ada akun yang menyatakan dukungan dengan memberikan emot api-api pada kolom komentar. Tetapi, ada pula yang memberikan kritik pula pada yang diposting oleh BEM KM Unmul itu.
Akun @bay******** menyatakan memberikan apresiasinya atas yang dilakukan BEM KM Unmul, tetapi juga menanyakan soal data-data pendukung.
"Saya apresiasi adik adik BEM atas gerakannya tapi kajian, data, survey yang mendukung mana? Ucuk² ada raportnya xixi," tulisnya.
Pun demikian dengan akun @rfs***** yang menuliskan "Saya juga mempertanyakan keabsahan datanya. Apakah sudah ditinjau di lapangan? Apakah ada data empirisnya? Apakah sudah mencoba menemui para pejabat pelaksana program dll. Takutnya ini mereka hanya konsolidasi, diskusi dibaur opini tanpa data lapangan," jelasnya.
Sementara itu, dilihat pada akun Instagram Pemprov Kaltim yang dikelola oleh Biro Adpim (Administrasi Pimpinan) Sekretariat Daerah Kalimantan Timur, tak ada postingan yang mengisyaratkan merespon hadirnya rapor yang dipublish oleh BEM KM Unmul tersebut.
Program Gratispol Rudy Mas'ud
Terkait program kerja usai terpiih sebagai Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud sebelumnya sudah memberikan pemaparannya dalam bentuk tulisan yang terpublish pada media Kumparan.
Di sana, tertanggal 21 April 2025, terbit sebuah tulisan yang merupakan tulisan Rudy Mas'ud menjabarkan soal program-programnya.
Rudy Mas'ud menamakan tagline programnya itu sebagai Gratispol.
Tag



