Advertorial

Diskominfo Kaltim

Rudy Masud Bangga UMKM Kaltim Tembus Pasar Global

Jumat, 1 Agustus 2025 17:9

UMKM - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, saat mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso/ Foto: Pemprov Kaltim

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Kaltim, ekspor tersebut berasal dari lima perusahaan lokal, mayoritas merupakan UMKM, yakni:

PT DJB Botanicals Indonesia yang mengirim kratom ke AS senilai USD 82.125.
PT Kayu Alam Perkasa Raya yang mengekspor plywood dan veneer ke Singapura dan India senilai USD 190.423.
PT Segara Timber yang juga mengirim plywood ke AS dan Tiongkok sebesar USD 218.499.
PT Sumber Kalimantan Abadi dengan ekspor udang ke AS sebesar USD 100.170.
PT Multi Kusuma Cemerlang yang mengirimkan karet ke Sri Lanka senilai USD 125.184.
“Nilai ekspor dari sektor UMKM kita menunjukkan bahwa mereka sudah bisa berdiri sejajar dengan pelaku ekspor besar. Ini pencapaian luar biasa,” tambah Rudy.

Rudy juga menegaskan perlunya mengurangi ketergantungan Kaltim terhadap sektor tambang, khususnya batu bara, yang saat ini masih mendominasi ekspor daerah sebesar 71 persen pada periode Januari–Mei 2025.

“Tapi kita sadar betul, komoditas tambang itu tidak terbarukan dan sangat rentan terhadap fluktuasi pasar global. Kita butuh kekuatan baru dan UMKM adalah jawabannya,” ucapnya.

Sebagai bentuk penguatan ekonomi berkelanjutan, Pemprov Kaltim terus mempercepat diversifikasi ekspor nonmigas yang melibatkan UMKM sebagai aktor utama. 

Fokus diarahkan pada pengembangan komoditas unggulan dari sektor perikanan, pertanian, kelautan, kehutanan, hingga industri pengolahan.

Komoditas seperti udang beku, ikan segar, rumput laut, pisang kepok, lada putih, cokelat, rotan, kayu olahan, kratom, hingga produk manufaktur seperti semen, pupuk, karet, amonia, dan metanol menjadi prioritas ekspor yang tengah didorong.

Tag

MORE