Dana AWS Samarinda Dialihkan ke RSUD Kanujoso
Menariknya, porsi besar untuk Kanujoso sebenarnya berasal dari alokasi yang sebelumnya diperuntukkan bagi RSUD AWS Samarinda.
Awalnya, Rp200 miliar disiapkan untuk dua rumah sakit, masing-masing Rp100 miliar.
Namun karena pembangunan gedung baru AWS belum rampung, mereka hanya mampu menyerap Rp3,5 miliar.
“Dari Rp200 miliar, sebenarnya Rp100 miliar untuk AWS dan Rp100 miliar untuk Kanujoso. Tapi AWS belum bisa karena gedungnya belum jadi, jadi hanya serap Rp3,5 miliar. Sisanya kita alihkan ke Kanujoso karena kebutuhan mereka besar. Total butuhnya Rp250 miliar, yang kita cicil Rp100 miliar di 2025 dan Rp150 miliar di 2026,” jelasnya.
Jaya menjelaskan, jika AWS tahun ini hanya menyerap Rp3,5 miliar, maka tahun depan dana Rp150 miliar yang sebelumnya direncanakan untuk Kanujoso akan ditarik kembali ke AWS.
“Kalau enggak dibutuhkan, kita enggak kasih. Tapi kalau butuh, kita alihkan. Tahun depan Rp150 miliar itu bisa ditarik kembali untuk AWS kalau gedungnya sudah siap,” tegas Jaya.
Dinkes Kaltim Pastikan Transparansi Pengadaan Alkes
Ia memastikan semua alokasi ini harus transparan dan bisa diaudit.
“Semua sekarang harus terintegrasi lewat Dinkes, supaya tidak ada kebocoran. Setiap belanja wajib lapor ke kami Dinkes dan dipublish,” pungkasnya.
(wan)
Tag




