Lain-lain pendapatan daerah yang sah melonjak menjadi sekitar Rp409,2 miliar, terdiri dari hibah sekitar Rp21 miliar dan pendapatan lainnya sekitar Rp388,1 miliar.
Penerimaan pembiayaan daerah pada 2023 tercatat cukup besar, yakni sekitar Rp6,62 triliun.
Pendapatan Pemprov Kaltim Tahun 2024 Kembali Menguat
Namun pada 2024, pendapatan daerah mengalami pengkatan tajam.
Berdasarkan data yang belum diaudit per Januari 2025, pendapatan daerah tercatat sekitar Rp22,08 triliun.
PAD turun tipis menjadi sekitar Rp10,23 triliun, seiring penurunan pajak daerah menjadi Rp8,57 triliun.
Di sisi lain, retribusi daerah justru melonjak tajam hingga sekitar Rp1,09 triliun.
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan menurun menjadi sekitar Rp237,6 miliar, sementara lain-lain PAD yang sah merosot tajam menjadi sekitar Rp330,5 miliar.
Pendapatan transfer pada 2024 meningkat signifikan menjadi sekitar Rp11,69 triliun dan seluruhnya berasal dari transfer pemerintah pusat.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah turun drastis menjadi sekitar Rp146 miliar, terdiri dari hibah sekitar Rp19,2 miliar dan pendapatan lainnya sekitar Rp126,8 miliar.
Penerimaan pembiayaan daerah tahun 2024 tercatat sekitar Rp976,5 miliar.
Kaltim Ketergantungan Pajak dan Transfer Pusat
Secara keseluruhan, data BPS menunjukkan bahwa sepanjang 2021 hingga 2024, pendapatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat dipengaruhi oleh naik-turunnya pajak daerah dan besarnya transfer dari pemerintah pusat, dengan lonjakan terbesar terjadi pada 2022–2023 sebelum terkoreksi pada 2024.
(wan)
Tag




