Sekretaris Komisi 4 DPRD Samarinda Riska Wahyuningsih menyampaikan bahwa regulasi tersebut sejatinya sudah pernah diusulkan sebelumnya.
Namun, prosesnya tidak berlanjut hingga akhirnya kembali dimasukkan dalam agenda pembahasan saat ini.
"Ini bukan usulan baru. Sudah pernah diajukan sebelumnya, tapi tidak berlanjut. Sekarang kami dorong lagi karena memang kebutuhannya semakin mendesak," jelasnya.
Menurutnya, DPRD kini berupaya mengejar ketertinggalan dengan memulai kembali proses penyusunan dari tahap awal.
Langkah ini sekaligus diiringi dengan pengumpulan berbagai masukan dari masyarakat maupun pemangku kepentingan terkait.
"Kami sedang mengumpulkan masukan, terutama soal pendanaan dan penguatan sosialisasi. Karena dua hal itu sangat krusial dalam penanganan TB dan HIV," ucap Riska.
Pendanaan serta edukasi publik menjadi dua aspek utama yang dinilai masih belum optimal selama ini.
Tag



