Arus Publik

ARUS DATA

Ranking Ketersediaan Nakes Puskesmas di Kaltim 2025: Bontang Nomor 1, Samarinda Baru 57,69 Persen

GRAFIS DATA - Grafis data terkait SDM Kesehatan berdasarkan 9 Jenis Tenaga Kesehatan/ Grafis oleh Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) yang memenuhi standar minimal di puskesmas di Kalimantan Timur mengalami penurunan sepanjang 2025.

Dari target nasional sebesar 83 persen, capaian provinsi hanya mencapai 62,23 persen atau 117 dari total 188 puskesmas yang telah memenuhi standar sembilan jenis tenaga kesehatan.

Data tersebut tercantum dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025 berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam dokumen tersebut dijelaskan, indikator ini mengacu pada pemenuhan standar minimal sembilan jenis tenaga kesehatan di setiap puskesmas sebagai bagian dari program Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).

Sembilan jenis tenaga kesehatan itu terdiri atas dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan masyarakat (Kesmas), tenaga kesehatan lingkungan (Kesling), tenaga gizi, serta Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM).

Pemenuhan standar tersebut menjadi salah satu indikator nasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di puskesmas.

Pada 2025, Pemprov Kaltim menargetkan sebanyak 1.620 tenaga kesehatan yang memenuhi standar di fasilitas pelayanan kesehatan atau setara dengan 180 puskesmas (95,7 persen).

Namun hingga Desember 2025, realisasinya baru mencapai 1.053 tenaga kesehatan atau 117 puskesmas (65 persen).

Capaian itu lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, sebanyak 139 puskesmas atau 1.251 tenaga kesehatan telah memenuhi standar, dengan persentase mencapai 77,22 persen.

Grafik dalam LKPJ juga menunjukkan tren penurunan.

Tag

MORE