Ia berharap kafilah Kaltim mampu meraih hasil terbaik pada ajang tersebut.
“Target kita tentu menjadi yang terbaik,” tegasnya.
Siapkan Program Podcast Keislaman
Ke depan, LPTQ Kaltim juga menyiapkan program baru berupa podcast keislaman yang akan diluncurkan setelah Ramadan.
“Melalui podcast ini, para juara MTQ dan STQH bisa berbagi pengalaman, proses belajar, dan perjalanan mereka hingga menjadi juara. Ini bagian dari syiar dan edukasi Al-Qur’an,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, menyebut peserta khataman kali ini melibatkan seluruh jajaran pengurus LPTQ yang telah dibagi tugas membaca juz masing-masing.
“Peserta khatam Qur’an hari ini adalah seluruh pengurus LPTQ. Jadi kita sudah bagi tugas. Misalnya saya membaca juz ke-13, Bu Sekda juz ke-12,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil khataman tersebut kemudian dibacakan oleh para qori dan qoriah binaan LPTQ Kaltim yang merupakan juara-juara MTQ dan STQH.
“Anak-anak juga bagi tugas karena mereka memang juara-juara MTQ. Mereka yang mewakili kami membacakan Juz Amma 30,” jelasnya.
Libatkan Juara Nasional Berbagai Cabang
Dasmiah menegaskan, para pembaca Al-Qur’an yang tampil bukan hanya dari cabang tilawah, melainkan berasal dari berbagai kategori lomba.
“Itu juara-juara MTQ dan STQH Nasional di Kendari kemarin. Ada juara satu tilawah satu juz, ada juara syarhil Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, tafsir Arab, kemudian juara karya tulis ilmiah hadis,” terang Dasmiah yang juga Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Kaltim.
Menurutnya, keberagaman cabang tersebut menunjukkan bahwa pembinaan LPTQ Kaltim tidak hanya fokus pada tilawah, tetapi juga tafsir, hafalan, dan karya ilmiah Al-Qur’an maupun hadis.
Tag



