Arus Publik

Puncak SastraLoka 2025 Digelar di Samarinda: Rayakan Warisan Sastra Kalimantan Timur

Senin, 13 Oktober 2025 11:56

SASTRALOKA - Puncak acara SastraLoka 2025 resmi berlangsung hari ini di Area Amphiteater Edupark Taman Cerdas Samarinda/ HO to Avnmedia.id

ARUSBAWAH.CO -  Puncak acara SastraLoka 2025 resmi berlangsung hari ini di Area Amphiteater Edupark Taman Cerdas Samarinda.

Ajang sastra tahunan yang diinisiasi oleh Tirtonegoro Foundation ini menjadi momentum penting bagi dunia kesusastraan Kalimantan Timur (Kaltim), mempertemukan penulis, sastrawan, pelaku teater, dan pegiat budaya lintas generasi dalam satu ruang apresiasi.

Mengusung tema “Suara Sastra Nusantara: Korrie Layun Rampan”, SastraLoka 2025 menghadirkan semangat baru dalam menjaga keberlanjutan karya dan refleksi terhadap perjalanan panjang sastra di Kaltim.

Acara ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi, tetapi juga ruang reflektif tentang bagaimana karya sastra daerah terus mengalir dari ingatan masa lalu menuju cakrawala zaman modern.

Diskusi dan Pertunjukan di Panggung SastraLoka 2025

Sejumlah sesi utama turut meramaikan gelaran SastraLoka 2025 malam ini, di antaranya:

  • Diskusi “Sastra Kaltim: Mengalir dari Ingatan Silam Menuju Cakrawala Zaman” bersama Syafruddin Pernyata, Syafril Teha Noer, dan Hamdani Swara, dimoderatori oleh Amin Wangsitalaja.
  • “Ruang Suara: Sastra, Teater, dan Perempuan di Kalimantan Timur” bersama Wuri Handayani dan Nella Putri Giriani, dengan moderator Rega Armella.
  • Performing art dari sejumlah seniman seperti Susilo Dwi Cahyo, Dimas Rhamadany, Alif Fakod, dan Dzakwaa Suartriko, yang menafsirkan hubungan antara tubuh, kata, dan bunyi secara artistik.

Manifesto Kebudayaan dari Kalimantan Timur

Pendiri Tirtonegoro Foundation, Dr. Rahmad Azazi Rhomantoro, menegaskan bahwa SastraLoka bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan manifesto kebudayaan yang menandai eksistensi Kalimantan Timur dalam peta sastra nasional.

“Kami ingin menghadirkan sastra sebagai ruang hidup – di mana teks, teater, dan musik saling berdialog. SastraLoka adalah monumen kultural bagi generasi muda, untuk melihat bahwa sastra bukan masa lalu, melainkan napas hari ini,” ujar Rahmad Azazi.

 

Dokumentasi dan Kontribusi Literasi Daerah

Acara puncak ini juga direkam sebagai bagian dari dokumenter perjalanan sastra Kaltim, yang menjadi kontribusi penting bagi komunitas literasi dan arsip budaya di masa depan.

Dokumenter tersebut diharapkan mampu memperkaya ekosistem kesusastraan daerah dan memperluas jejaring kebudayaan di tingkat nasional.

Dengan dukungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen serta kolaborasi berbagai komunitas lintas bidang, SastraLoka 2025 menjadi bukti nyata bahwa Kaltim bukan hanya wilayah geografis, tetapi juga ruang ekspresi dan renungan budaya yang terus hidup.

Malam ini, sastra tidak hanya dibaca — tetapi dihidupkan. (media partner) 

Di agenda ini, Arusbawah.co turut menjadi media partner. 

 

 

Tag

MORE