ARUSBAWAH.CO - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur (Kaltim) berambisi menjadi partai pemenang pada Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
Ambisi PSI untuk menjadi kekuatan utama politik di Kaltim di Pemilu yang akan datang berhadapan dengan kenyataan hasil Pemilu 2024.
Pada Pemilu 2024, PSI yang dipimpin Kaesang Pangarep, putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo, hanya mengumpulkan 22.531 suara di Kaltim.
Angka itu terpaut hampir 490 ribu suara dari Partai Golkar yang keluar sebagai pemenang pemilu dengan raihan 512.660 suara.
Dengan kata lain, suara Golkar hampir 23 kali lipat lebih besar dibandingkan perolehan suara PSI di Kaltim.
PSI Kaltim Berada di Posisi Ke-15, Jauh di Bawah Golkar, Gerindra dan PDIP
Hasil perolehan suara itu tertuang dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024.
Dalam daftar perolehan suara partai politik, PSI berada di posisi ke-15 dengan perolehan 22.531 suara.
Perolehan itu jauh di bawah partai-partai besar yang selama ini mendominasi politik di Benua Etam.
Partai Golkar menjadi juara dengan 512.660 suara.
Posisi kedua ditempati Partai Gerindra dengan 342.752 suara.
PDI Perjuangan berada di urutan ketiga dengan 322.075 suara.
PSI juga masih tertinggal dari PKB yang meraih 159.394 suara, PKS dengan 151.666 suara, NasDem 125.380 suara, PAN 117.107 suara, Demokrat 108.234 suara hingga PPP yang memperoleh 84.686 suara.
Bahkan Partai Gelora yang tidak ada kursi di DPRD Kaltim bisa mengumpulkan 41.156 suara dan Hanura dengan 30.231 suara masih berada di atas PSI.
Meski begitu, optimisme tetap ditunjukkan Ketua DPD PSI Kaltim, Andi Adi Wijaya.
Pernyataan itu ia sampaikan usai Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kaltim di Fugo Hotel Samarinda, Sabtu (20/6/2026) lalu.
Andi Adi Wijaya Optimistis PSI Punya Panggung Politik di Kaltim
Saat ditanya awak media mengenai target Pemilu 2029, Andi Adi Wijaya mengatakan fokus utama partainya saat ini adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah.
"Target kami yang pertama masih memperkuat dulu. Memaksimalkan sampai tingkatan DPRT," kata Andi.
Ia menjelaskan, DPRT merupakan kepengurusan partai di tingkat kelurahan dan desa.
Menurut dia, konsolidasi terus dilakukan mulai dari DPD kabupaten dan kota, kecamatan, hingga kelurahan.
"Kalau DPC kita sudah 95 persen. Dari 105 kecamatan, kita sudah punya 95 DPC. Berarti tinggal sekitar 10 lagi dan mungkin dalam waktu dekat sudah terpenuhi," ujarnya.
Andi Adi Wijaya mengatakan masuknya sejumlah tokoh ke PSI menjadi bagian dari penguatan citra partai.
"Penguatan saja. Dengan adanya tokoh-tokoh masuk, citra PSI semakin baik di mata masyarakat," katanya.
Meski PSI belum memiliki wakil di DPR RI maupun DPRD Provinsi Kaltim, ia mengaku tetap optimistis.
"Tantangannya kita masih optimis. Yakinlah kalau kemarin PSI belum punya kursi karena belum punya motor, sekarang kita punya motor PSI," ujarnya.
Ketika ditanya soal target kursi pada Pemilu mendatang, Andi mengaku belum berani berbicara jauh.
"Ah, saya belum berani bicara ke situ. Tapi yakinlah PSI punya panggung di Kalimantan Timur," katanya.
Andi Adi Wijaya menegaskan, target PSI bukan hanya menjadi partai pendukung.
"Kami punya panggung politik nanti di Kalimantan Timur. Kami juga bisa masuk dalam bursa yang sekarang belum ada menjadi ada. Jadi PSI bukan hanya lagi partai pendukung, tapi bisa mengusung. Itu yang harus kami jalankan," ucapnya.
Jokowi Disebut Akan Turun Konsolidasi di 10 Kabupaten/Kota di Kaltim
Ia juga mengungkapkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo memiliki komitmen turun melakukan konsolidasi ke daerah-daerah di 10 Kabupaten/Kota di Kaltim.
Namun, kedatangan Jokowi bergantung pada kesiapan struktur partai di tingkat bawah.
"Kalau dari kabupaten kota sudah terbentuk sampai 100 persen DPRT, kemungkinan besar Bapak akan datang ke Kalimantan Timur," katanya.
Meski begitu, Andi Adi Wijaya belum dapat memastikan kapan agenda tersebut akan berlangsung.
"Belum bisa dijanjikan. Kita maksimalkan dulu. Kerja terus pokoknya setiap hari," pungkasnya.
- Saefuddin Zuhri Tertawa Saat Ditanya Soal Kans Duet dengan Helmi Abdullah: 'Lihat Perkembangannya'
- Fraksi Partai Beringin Tak Hadir di Paripurna Hak Angket Rudy Mas'ud, Ananda Emira: Bisa Ditanyakan ke Fraksi Golkar
- Minimal, Butuh Hasan Mas’ud + 1 Golkar agar Paripurna Hak Angket di DPRD Kaltim Bisa Kuorum Digelar
Kaesang Pangarep Tegaskan PSI Ingin Menang di Pemilu Yang Akan Datang
Di hari yang sama, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep itu menegaskan, PSI tidak ingin hanya sekadar lolos pada Pemilu yang akan datang, tetapi ingin menjadi pemenang.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kalimantan Timur di Fugo Hotel, Samarinda, Sabtu (20/6/2026).
Di hadapan ratusan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI se-Kalimantan Timur, Putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu tampil percaya diri.
Ia bahkan menyebut Kaltim menjadi salah satu daerah penting yang akan menentukan kemenangan partai berlambang gajah tersebut pada Pemilu selanjutnya.
"Kita ini mau menang. Bukan cuma sekedar lolos saja nanti di 2029. Siap semua ya?" kata Kaesang disambut jawaban "siap" dari para kader.
Pernyataan itu juga menjadi penegasan arah politik Partai Super Tbk itu menjelang kontestasi nasional tiga tahun mendatang.
Kaesang Minta Pembentukan DPRT Segera Diselesaikan
Dalam pidatonya, Kaesang juga memberi perhatian khusus terhadap pembentukan struktur partai hingga tingkat bawah.
Ia mengungkapkan, sebagian kepengurusan DPC disebut sudah hampir rampung dan meminta kader segera melanjutkan pembentukan Dewan Pimpinan Ranting dan Teritorial (DPRT).
"Waktu di mobil sama saya, 10 DPC katanya apa? Ketua Andi Wijaya sudah janji ke saya, tiga hari selesai. Jadi saya rasa DPC ini juga sudah rampung," ujarnya.
Menurut Kaesang, apabila pengurus di tingkat DPC mengalami kesulitan, mereka diminta berkoordinasi dengan DPW.
"Kalau mentok tolong diberitahu. Mentok DPD susah enggak bisa juga, minta tolong DPW. Kalau enggak bisa, minta tolong gendong ya," katanya sambil berkelakar.
Daftar Perolehan Suara Sah Partai Politik DPRD Kaltim Tahun 2024
Sebagai informasi, berikut perolehan suara sah partai politik DPRD Kaltim tahun 2024
1. Partai Kebangkitan Bangsa 159.394 suara.
2. Partai Gerindra 342.752 suara.
3. PDI Perjuangan 322.075 suara.
4. Partai Golkar 512.660 suara.
5. Partai NasDem 125.380 suara.
6. Partai Buruh 7.668 suara.
7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia 41.156. suara.
8. Partai Keadilan Sejahtera 151.666 suara.
9. Partai Kebangkitan Nusantara 12.366 suara.
10. Partai Hati Nurani Rakyat 30.231 suara.
11. Partai Garda Republik Indonesia 3.496 suara.
12. Partai Amanat Nasional 117.107 suara.
13. Partai Bulan Bintang 4.838 suara.
14. Partai Demokrat 108.234 suara.
15. Partai Solidaritas Indonesia 22.531 suara.
16. Partai PERINDO 16.621 suara.
17. Partai Persatuan Pembangunan 84.686 suara.
24. Partai Ummat 5.167 suara.
(wan)




