Surveyor ditempatkan untuk memastikan posisi tiang tetap tegak dan presisi.
Sebelum tabrakan terbaru, progres proyek sebenarnya dilaporkan cukup cepat.
Secara fisik pekerjaan sudah mencapai 60 persen.
Anggaran proyek Rp27 miliar sebagian besar terserap pada pengadaan material utama.
Berdasarkan data kontrak, 35,65 persen anggaran digunakan untuk penyediaan tiang pancang baja.
Sementara 23,386 persen dialokasikan untuk pekerjaan tiang bor beton.
DPRD Kaltim Sebut 7 Tiang Pancang Hilang
Namun tabrakan kapal terbaru mengubah situasi di lapangan.
Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur Sabaruddin Panrecalle mengatakan kerusakan yang terjadi cukup serius.
Beberapa tiang yang sudah terpasang bahkan hilang dari lokasi.
Ia menambahkan kondisi struktur jembatan mahakam IV saat ini jauh dari ideal.
“Jadi ada 12 tiang yang dibangun oleh kontraktor ini itu 7 hilang, satu crack dan tersisa empat,” kata Sabaruddin saat ditemui redaksi Arusbawah.co usai rapat dengar pendapat (RDP) pada, Selasa (10/3/2026).
DPRD Kaltim Minta Proyek Dihentikan Sementara
DPRD Kaltim kemudian memanggil sejumlah pihak terkait untuk meminta penjelasan.
Dari RDP itu muncul kesepakatan untuk menghentikan sementara pekerjaan proyek.
Tag



