Arus Publik

Arus Tambang

Produksi Batu Bara RI Pernah Tembus 830 Juta Ton, 664 RKAB Tambang Disetujui Juni 2026, Produksi Nasional Dipangkas Jadi 733 Juta Ton Tahun Ini?

ILUSTRASI - Batu bara. Untuk 2026, pemerintah menargetkan DMO batu bara sebesar 247,9 juta ton, sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi DMO 2025 yang mencapai sekitar 254 juta ton/ Pixabay

ARUSBAWAH.COProduksi batu bara Indonesia pernah mencatat rekor lebih dari 830 juta ton pada 2024.

Namun memasuki 2026, pemerintah mulai melakukan penyesuaian produksi melalui pengendalian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), dengan sebanyak 664 RKAB perusahaan tambang telah mendapatkan persetujuan hingga Juni 2026.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini mengarahkan industri batu bara agar lebih terkendali, termasuk melalui pengaturan produksi nasional dan kewajiban pasok domestik atau Domestic Market Obligation (DMO).

Untuk 2026, pemerintah menargetkan DMO batu bara sebesar 247,9 juta ton, sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi DMO 2025 yang mencapai sekitar 254 juta ton.

Target DMO Batu Bara 2026 Capai 247,9 Juta Ton

Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Sesditjen Minerba) Kementerian ESDM, Siti Sumilah Rita Susilawati, mengatakan pemerintah tengah menyusun aturan penetapan target DMO batu bara tahun 2026.

Menurut Rita, kebutuhan pasokan batu bara untuk dalam negeri tetap menjadi perhatian pemerintah, terutama untuk menjaga ketahanan energi nasional.

“Untuk 2026 ini kita memiliki target untuk DMO 247,9 juta ton. Mengenai Kepmen DMO saat ini juga sedang disusun,” ujar Rita dalam Sarasehan dan Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), dilansir dari pemberitaan Indonesian Mining Association

Target tersebut menunjukkan pemerintah tetap menjaga pasokan batu bara domestik, meskipun mulai melakukan pengendalian terhadap produksi nasional.

Produksi Batu Bara 2026 Ditargetkan 733 Juta Ton

Selain mengatur kewajiban pasok domestik, pemerintah juga mulai melakukan penyesuaian terhadap target produksi batu bara nasional.

Rita mengungkapkan, pada awalnya target produksi batu bara Indonesia tahun 2026 ditetapkan sebesar 733 juta ton.

Namun, angka tersebut masih dapat mengalami penyesuaian seiring kebijakan pengurangan produksi.

“Target produksinya 733 juta ton, mungkin ada adjustment dengan adanya pengurangan produksi dan lain sebagainya,” kata Rita.

 

Tag

MORE