ARUSBAWAH.CO - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Ekti Imanuel menjagokan Inggris melaju ke final Piala Dunia 2026.
Politikus Gerindra dari daerah pemilihan Kutai Barat-Mahakam Ulu itu memprediksi The Three Lions akan menyingkirkan Argentina dengan skor 3-2 pada laga semifinal.
Keyakinan itu disampaikan legislator Karang Paci tersebut saat ditemui Arusbawah.co, Senin (13/7/2026) sore.
Menurut Ekti, Inggris saat ini menjadi salah satu tim dengan permainan paling lengkap di turnamen.
Jika mampu melewati hadangan Argentina, peluang mengangkat trofi juara dunia akan semakin terbuka.
Awalnya, kata Ekti, dukungannya bukan untuk Inggris.
Ia mengaku sejak awal Piala Dunia 2026 lebih menjagokan Jepang.
Namun setelah wakil Asia itu tersingkir, pilihannya langsung beralih kepada skuad asuhan Thomas Tuchel.
"Sebenarnya saya itu awalnya dukung Jepang. Kan peluang sudah kalah. Nah habis itu Inggris. Inggris ini punya peluang. Kalau bisa menang lawan Argentina ini bisa juara," kata Ekti.
Prediksi Inggris Menang 3-2 atas Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Ekti bahkan berani memberikan prediksi skor untuk laga semifinal yang diperkirakan berlangsung sengit.
Menurutnya, duel dua raksasa sepak bola dunia itu akan berlangsung terbuka dan dipenuhi gol.
"Prediksi skor itu 3-2," ujarnya.
Meski mengunggulkan Inggris, Ekti tidak meremehkan kekuatan Argentina.
Baginya, tim asal Amerika Selatan itu tetap menjadi salah satu favorit karena memiliki tradisi kuat di Piala Dunia.
"Argentina juga bagus sebenarnya," ucapnya.
Namun, Ekti menilai perkembangan permainan Inggris dalam beberapa tahun terakhir membuat The Three Lions layak lebih diunggulkan.
- Ekti Imanuel Ingin Gudang Logistik Dibangun di Long Pahangai, Solusi Harga Sembako Mahal di Mahulu
- Ekti Imanuel Apresiasi Langkah Penyelamatan “Pari Mahulu”, Sebut Bukti Seriusnya Komitmen Konservasi Kaltim
- Kedalaman Timnas Jepang Jadi Modal Besar, Ekti Imanuel Jagokan Samurai Biru Juara Piala Dunia 2026
Permainan Inggris Dinilai Ekti Jauh Lebih Matang
Menurut politikus Partai Gerindra itu, perubahan terbesar Inggris terlihat dari cara bermain mereka di lapangan.
Jika dahulu identik dengan permainan keras dan mengandalkan fisik, kini Inggris dinilainya tampil lebih rapi, disiplin, dan mampu menguasai pertandingan.
"Inggris adalah penemu sepak bola sebenarnya. Mereka membikin euforia sepak bola itu luar biasa. Kalau dulu kita lihat Inggris pola permainannya keras, tidak teratur. Sekarang mereka itu teratur. Total football, keras ada juga. Sangat komplet," katanya.
Penilaian itu bukan tanpa alasan.
Di bawah tangan dingin Thomas Tuchel, Inggris tampil konsisten sepanjang Piala Dunia 2026.
Organisasi permainan dinilainya menjadi lebih solid, transisi bertahan dan menyerang berjalan cepat, sementara lini tengah menjadi motor utama permainan.
Thomas Tuchel Dinilai Berhasil Membuat Inggris Tampil Lebih Solid
Performa Inggris sepanjang Piala Dunia 2026 dinilai semakin meyakinkan sejak ditangani Thomas Tuchel.
The Three Lions mampu menunjukkan keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan, sehingga menjadi salah satu tim yang paling konsisten hingga mencapai babak semifinal.
Jude Bellingham Jadi Andalan Ekti
Saat ditanya siapa pemain Inggris yang paling dijagokannya, Ekti tidak menyebut nama Harry Kane.
Pilihannya justru jatuh kepada Jude Bellingham.
"Bellingham," jawabnya singkat.
Menurut Ekti, gelandang Real Madrid itu memiliki kemampuan yang sulit dimiliki pemain lain.
Meski berposisi sebagai gelandang serang, Bellingham mampu muncul sebagai pencetak gol dan berperan layaknya seorang striker.
"Bellingham ini otomatis dia bukan striker, tapi di belakang striker. Bisa jadi striker," ujarnya.
Performa Jude Bellingham Jadi Modal Inggris Hadapi Argentina
Penilaian Ekti sejalan dengan performa Bellingham sepanjang Piala Dunia 2026.
Pemilik nama lengkap Jude Victor William Bellingham yang lahir pada 29 Juni 2003 itu menjadi salah satu pemain paling bersinar di turnamen.
Gelandang Real Madrid tersebut kembali menjadi pahlawan Inggris ketika menghadapi Norwegia di babak perempat final lalu.
Saat itu Inggris sempat tertinggal pada babak pertama.
Namun Bellingham menyamakan kedudukan menjelang turun minum sebelum kembali mencetak gol kemenangan pada awal babak perpanjangan waktu.
Dua gol Bellingham memastikan kemenangan Inggris 2-1 atas Norwegia sekaligus membawa The Three Lions melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.
Dengan performa impresif tersebut, Ekti meyakini Bellingham kembali akan menjadi pembeda saat Inggris menghadapi Argentina pada, Kamis 16 Juli mendatang.
Bagi Ekti, jika gelandang berusia 23 tahun itu mampu mempertahankan performanya, peluang Inggris mengamankan tiket ke final akan semakin besar.
(sobizz/wan)




