Arus Politik

PKB Bidik 4-5 Kursi untuk Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Samarinda pada Pemilu 2029

Kamis, 7 Mei 2026 20:37

WAWANCARA - Anggota DPRD Samarinda dari fraksi PKB, Rusdi Doviyanto/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Proses penentuan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kalimantan Timur kini memasuki tahap penilaian di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Seluruh hasil verifikasi dan uji kelayakan calon ketua dari daerah telah dibawa tim lima PKB ke Jakarta untuk diserahkan kepada DPP sebagai bahan penentuan akhir.

Adapun tim lima adalah tim yang bertugas menggodok komposisi 10 Ketua DPC se-Kalimantan Timur 

Kader PKB yang juga anggota DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, menjelaskan rangkaian tahapan pemilihan ketua telah berjalan sejak pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) PKB se-Kalimantan Timur di Balikpapan.

Setelah itu, partai melanjutkan proses dengan pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.

“Tahapannya, kemarin kita sudah muscab se-Kaltim di Balikpapan. Terus habis itu kita melaksanakan UKK di seluruh kabupaten kota,” ujar Rusdi saat diwawancarai awak media, Kamis (7/5/2026).

Hasil UKK tersebut kemudian diverifikasi oleh tim lima PKB sebelum akhirnya dibawa ke DPP.

“Sekarang pada tahap verifikasi. Verifikasi itu kan tim lima dari PKB. Jadi tim lima sudah membawa hasilnya ke Jakarta dan diserahkan kepada DPP,” katanya.

 

DPP Tentukan Ketua, Kandidat Bisa Dipanggil Ulang

Rusdi menjelaskan, keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin PKB di masing-masing daerah sepenuhnya berada di tangan DPP.

Menurutnya, DPP akan melakukan penilaian lebih lanjut terhadap seluruh hasil verifikasi yang telah diserahkan tim lima.

“Nanti DPP yang melakukan penilaian, siapa yang terpilih,” jelasnya.

Ia menyebut, para calon ketua berpotensi dipanggil kembali apabila DPP merasa masih ada hal yang perlu diverifikasi lebih lanjut.

“Kalau ada yang perlu diverifikasi lagi, mereka akan memanggil para calon ketua,” ujarnya.

Namun, apabila seluruh dokumen dan hasil penilaian dianggap cukup, DPP disebut dapat langsung menetapkan ketua tanpa proses tambahan.

“Tapi kalau tidak ada, mereka sudah bisa memutuskan langsung siapa ketuanya untuk masing-masing kabupaten kota,” lanjut Rusdi.

Target PKB Samarinda: Bentuk Fraksi Sendiri

Dalam proses penentuan ketua tersebut, Rusdi menyebut salah satu hal yang paling ditekankan oleh tim lima ialah target penguatan PKB di Samarinda.

Partai berlambang bola dunia itu menargetkan dapat membentuk fraksi sendiri di DPRD Samarinda pada Pemilu 2029 mendatang.

“Tim lima pasti menekankan bahwa ke depan PKB harus menjadi salah satu partai yang punya fraksi sendiri di DPRD Kota Samarinda,” katanya.

Memang, Saat ini, PKB masih tergabung dalam fraksi gabungan di DPRD Samarinda karena hanya memiliki dua kursi.

PKB tergabung dalam fraksi dengan PPP dan Partai Gelora.

Rusdi mengatakan, target utama partai ialah meningkatkan jumlah kursi menjadi empat hingga lima kursi di Pemilu DPRD Samarinda pada 2029 mendatang.

“Kalau bisa mengejar target wakil ketua itu bonus. Tapi yang jelas kita ingin membentuk satu fraksi sendiri,” ujarnya.

“Target kursi ya empat sampai lima. Karena saat ini kan dua,” sambungnya.

Siap Jalankan Tugas Partai

Rusdi menegaskan seluruh kader PKB, termasuk dirinya, harus siap menerima keputusan partai, baik ditunjuk sebagai ketua, sekretaris, maupun posisi lainnya dalam struktur kepengurusan.

Menurutnya, yang terpenting ialah kesiapan membesarkan partai ke depan.

“Kalau memang ditunjuk dan diperintahkan, ya karena kita kader partai harus siap ditugaskan, baik menjadi ketua ataupun sekretaris ataupun apa pun,” katanya.

“Yang penting kita siap membesarkan partai PKB,” tutup Rusdi. (raf)

 

Tag

MORE