Arus Publik

Pemilihan Rektor Unmul

Petahana Rektor Unmul Klaim Didukung 81 Senat, Kemdiktisaintek Temukan 30 Anggota Rangkap Jabatan

Foto: Wawancara Rektor Unmul, Abdunnur/ Foto: Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 memasuki babak baru setelah Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menemukan sejumlah persoalan dalam tahapan penjaringan dan penyaringan calon rektor.

Sebelumnya, petahana Rektor Unmul, Abdunnur, menyatakan telah memperoleh dukungan mayoritas dari internal Senat Unmul.

Ia menyebut sebanyak 81 dari total 94 anggota senat telah menyatakan dukungan terhadap dirinya, baik secara langsung maupun tertulis.

Namun, klaim dukungan tersebut kini berhadapan dengan temuan administrasi dan tata kelola yang sedang didalami pemerintah pusat.

Salah satu temuan utama adalah adanya sekitar 30 anggota Senat Unmul yang diduga merangkap jabatan struktural.

Abdunnur Klaim Raih Dukungan 81 Anggota Senat Unmul

Menjelang Pilrek Unmul 2026–2030, Abdunnur mengungkapkan dirinya telah mendapat dukungan signifikan dari anggota senat universitas.

Ia menyebut dukungan tersebut berasal dari 81 anggota Senat Unmul dari total 94 anggota yang memiliki hak dalam proses pemilihan.

“Sudah sejumlah 81 yang menyatakan dukungan secara langsung maupun tertulis. Itu menjadi penguatan bagi kami dalam membangun kebersamaan menuju Pilrek 2026–2030,” ujar Abdunnur diwawancara redaksi Arusbawah.co beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, dukungan senat menjadi faktor penting karena dalam mekanisme pemilihan rektor, suara Senat Unmul memiliki porsi besar dalam menentukan hasil akhir.

Berdasarkan Peraturan Senat Nomor 1 Tahun 2026, komposisi suara dalam pemilihan rektor terdiri dari 65 persen suara anggota Senat Unmul dan 35 persen suara dari kementerian.

Abdunnur menjelaskan, mekanisme tersebut tidak hanya dihitung berdasarkan persentase sederhana, tetapi mengikuti jumlah anggota senat yang hadir saat proses pemungutan suara.

Tag

MORE