Ia mengakui target pelayanan 100 persen masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kondisi kontur wilayah hingga jarak antarrumah penduduk yang berjauhan sehingga membutuhkan investasi jaringan perpipaan yang cukup besar.
"Kita upayakan. Tapi memang banyak juga kendala, terutama di perpipaan, kontur wilayah, dan jarak rumah-rumah penduduk yang berjauhan. Itu butuh anggaran besar untuk perpipaan," jelasnya.
Selain memperluas jaringan distribusi, Perumdam pada tahun ini juga memfokuskan upaya peningkatan kualitas pelayanan agar persoalan yang pernah dikeluhkan pelanggan tidak kembali terulang.
"Masalah kualitas dan kelancaran air ke pelanggan menjadi perhatian kami. Yang pernah menjadi teguran, kita upayakan supaya tidak berulang lagi," pungkasnya. (sobizz/raf)
- Perumdam Targetkan Layanan Air Bersih di Palaran Tuntas Tahun Ini, 3.500 Calon Pelanggan Disasar
- Kejar Pendapatan, Perumdam Tirta Kencana Libatkan Pembaca Meter hingga Rekanan Tagih Tunggakan
- Pengurasan Bak Sedimentasi IPA Bendang 1 Ditunda, Sejumlah Wilayah di Samarinda Tetap Terlayani Air Bersih
- Laba Tiga BUMD Samarinda 2025 di Angka Rp66 Miliar, Yang Mana Terbesar?
Tag




