ARUSBAWAH.CO - Infrastruktur lingkungan masih menjadi persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat Kota Samarinda.
Mulai dari jalan lingkungan yang rusak, gang permukiman, hingga fasilitas dasar lainnya mendominasi aspirasi warga yang dihimpun DPRD selama pelaksanaan reses Masa Persidangan II Tahun 2026.
Hasil serap aspirasi tersebut kini menjadi salah satu pijakan DPRD dalam menyusun rekomendasi pembangunan sekaligus menentukan usulan program prioritas yang akan dibahas bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pada penyusunan anggaran mendatang.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mengatakan seluruh hasil reses telah dipaparkan dalam rapat paripurna internal DPRD yang khusus membahas laporan dari masing-masing daerah pemilihan (dapil).
"Rapat kedua ini paripurna internal saja, membahas hasil reses dan aspirasi-aspirasi dari masing-masing dapil," ujarnya.
Perbaikan Infrastruktur Lingkungan Paling Banyak Diusulkan
Menurut Viktor, setiap dapil memiliki kebutuhan pembangunan yang berbeda sesuai karakteristik wilayahnya.
Tag



