Menepis Isu "Tumpul" karena Kekerabatan
Pernyataan Ayub ini seolah menjawab kritik tajam dari akademisi Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah alias Castro.
Sebelumnya, Castro menilai DPRD Kaltim cenderung pasif karena adanya relasi kekerabatan antara Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, dengan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Castro berpendapat bahwa bukti-bukti permulaan sudah cukup bagi DPRD untuk langsung mengaktifkan hak angket tanpa harus bergantung pada restu pimpinan.
Namun, Ayub menepis anggapan bahwa loyalitas partai dan hubungan keluarga akan menghalangi fungsi pengawasan dewan.
"Kita sudah berkoordinasi. Di situlah kebesaran hati kita untuk melakukan penyelidikan. Biar masyarakat tahu, misalnya penganggaran Rp8,5 miliar itu tahun berapa? Lalu Rp25 miliar itu untuk apa saja? Kita terbuka saja, hasilnya nanti akan kita umumkan ke publik," tegas Ayub.
Ia juga memastikan bahwa Gubernur Rudy Mas'ud tidak keberatan dengan proses ini.
"Pak Gubernur siap hadir jika diundang DPRD untuk menjelaskan semuanya agar terang benderang," imbuhnya.
Jejak Polemik Mobil Mewah
Polemik ini bermula ketika pengadaan unit Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV senilai hampir Rp8,5 miliar terendus publik pada awal 2026.
Meski unit tersebut diklaim telah dikembalikan oleh Gubernur ke pihak penyedia (CV Afisera) pada Maret lalu sebagai respons atas kritik masyarakat, sejumlah pihak menilai proses hukum dan pengawasan politik tetap harus berjalan.
Tag



