ARUSBAWAH.CO - Program Gratispol Kesehatan, yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji masuk dalam Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranhir P-RKPD) Kalimantan Timur 2025.
Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, ketika dikonfirmasi wartawan Arusbawah.co.
Alokasi Anggaran Dinas Kesehatan dalam Pagu Indikatif Perangkat Daerah
Dalam dokumen Pagu Indikatif Perangkat Daerah pada Penyempurnaan Rancangan Akhir P-RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, yang tertuang dalam beleid tertanggal 29 Agustus 2025, tercatat total 37 Operasi Perangkat Daerah menerima alokasi anggaran masing-masing sesuai porsinya.
Salah satunya adalah Dinas Kesehatan yang mendapat porsi cukup signifikan.
Dalam beleid tersebut, anggaran Dinas Kesehatan mengalami kenaikan, dari Rp500,63 miliar di APBD 2025 menjadi Rp787,51 miliar.
Dari tambahan belanja ini, sejumlah program disebut sebagai bagian dari program Gratispol Kesehatan.
“Iya, yang ditandai itu,” tulis Jaya Mualimin melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Arusbawah.co, Senin (22/9/2025).
Jaya mengatakan, dana yang masuk dalam Gratispol Kesehatan sebagian berasal dari anggaran murni Dinas Kesehatan dan sebagian lagi dari anggaran perubahan.
“Sebagian dari murni dan tambahan dari perubahan,” jelasnya.




