Orang nomor dua di Kaltim itu menyampaikan ada peluang untuk membentuk Perusda yang akan menaungi layanan ojek online di Kaltim.
"Kita melihat banyak keluhan dari para driver yang dipotong oleh aplikator. Nah, ini ide yang menarik, kita bisa buat satu Perusda yang menaungi mereka," ujar Seno, saat ditemui di rumah jabatan, pada Jumat (4/7/2025).
Seno menambahkan, rencana itu akan segera dibicarakan di pemerintahan, termasuk soal teknis dan nama aplikator baru yang akan dikembangkan.
Seno juga mengisyaratkan jika aplikator Maksim tidak patuh, Pemprov bisa menarik driver untuk pindah ke Perusda milik daerah.
"Kalau memang mereka enggak bisa mengikuti aturan, ya kita tarik saja semua ke Perusda," tegasnya.
Dukungan Driver Lokal: Saatnya Aplikator Nakal Angkat Kaki
Ketua komunitas Bubuhan Driver Gojek Samarinda (Budgos), Ivan Jaya, secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Wakil Gubernur Seno Aji tersebut.
"Kami sangat setuju. Ini jalan keluar ketika aplikator membandel tidak mau patuhi aturan. Kalau memang tidak taat, lebih baik angkat kaki dari Kaltim," kata Ivan saat dikonfirmasi terpisah.
Ivan menilai ekosistem transportasi online sepenuhnya ditopang oleh warga Kaltim, mulai dari driver, merchant, hingga pelanggan.
Tag



