Arus Publik

Samarinda Terkini

Pemkot Samarinda Matangkan Parkir Berlangganan Digital, Target Berlaku Usai Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 23:33

PARKIR - Salah satu titik parkir di Kota Samarinda, tepatnya di Jalan Harmonika, seberang GOR Segiri/Arusbawah.co

Dengan sistem tersebut, satu kendaraan hanya memerlukan satu kartu dan satu stiker selama masa berlaku satu tahun.

Jukir Akan Dibina dan Diberi Insentif

Selain menata sistem pembayaran parkir, pemerintah juga akan melakukan pembinaan terhadap para juru parkir yang selama ini bekerja di lapangan.

Menurut Andi Harun, para jukir akan diajak menjadi bagian dari sistem resmi pemerintah dengan pola pembinaan dan pemberian insentif.

“Nanti jukir akan kita ajak menjadi jukir resmi. Pendapatannya bisa naik, mereka dapat honor, insentif, bahkan BPJS. Kita ingin memperlakukan mereka secara manusiawi,” ujarnya.

Dalam sistem baru ini, jukir tidak lagi menarik uang parkir dari masyarakat. Mereka hanya bertugas mengatur keluar-masuk kendaraan dan menata posisi parkir.

“Silakan jadi jukir resmi, tapi tolong berhenti melakukan parkir liar yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Tekan Jukir Liar dan Perbaiki Tata Kota

Pemkot Samarinda berharap sistem parkir berlangganan dapat mengurangi praktik jukir liar yang kerap dikeluhkan masyarakat.

“Kita ingin meminimalisasi adanya jukir liar yang sering membuat resah,” kata Andi Harun.

Ia menyadari perubahan sistem pengelolaan parkir kemungkinan akan menimbulkan pro dan kontra, terutama dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan oleh sistem lama.

“Namanya perubahan tata kelola pasti ada yang tidak puas, ada yang merasa terganggu karena selama ini menjadi lahan pencarian. Tapi pada akhirnya nanti akan terbukti bahwa semua ini dilakukan untuk mewujudkan tata kelola kota yang lebih baik,” pungkasnya. (raf)

 

Tag

MORE