Meski demikian, kendala klasik seperti keterbatasan perangkat, sinyal internet yang lemah, hingga kurangnya literasi digital masih kerap ditemukan di lapangan.
Menurut Novan, pemerintah harus lebih aktif menjangkau masyarakat melalui pendekatan langsung, bukan hanya mengandalkan penyampaian informasi melalui saluran umum.
“Jangan hanya nunggu warga datang bertanya. Harus ada upaya mendekatkan informasi ke mereka,” jelasnya.
Selain menyoroti soal teknis pendaftaran, Novan juga menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap semua jalur penerimaan, khususnya jalur prestasi yang rawan disalahgunakan.
Ia mengingatkan bahwa sistem yang tidak transparan bisa mengikis kepercayaan masyarakat.
“Kalau proses seleksi tidak dijaga sejak awal, masyarakat bisa kehilangan keyakinan pada sistem yang ada,” tutupnya. (adv)
Tag



