Advertorial

DPRD Samarinda

Novan Pasie: Tanpa Edukasi yang Merata, Digitalisasi SPMB Hanya Buat Bingung

Selasa, 24 Juni 2025 18:45

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie/ HO

ARUSBAWAH.CO -  Peralihan sistem Seleksi Peserta Didik Baru (SPMB) ke platform digital untuk tahun ajaran 2025/2026 belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian besar orang tua di Samarinda.

Kondisi ini menunjukkan bahwa transformasi digital belum benar-benar menjangkau kesiapan masyarakat di tingkat bawah.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menekankan bahwa perubahan sistem harus disertai edukasi yang masif.

Tanpa pemahaman yang merata, kata dia, sistem sebaik apapun akan sulit diakses oleh masyarakat.

“Kalau banyak orang tua masih bingung cara daftar, artinya sosialisasinya belum menjangkau mereka secara optimal,” ujar Novan.

Seluruh mekanisme pendaftaran kini berlangsung secara daring dan langsung terhubung ke sistem milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Meski demikian, kendala klasik seperti keterbatasan perangkat, sinyal internet yang lemah, hingga kurangnya literasi digital masih kerap ditemukan di lapangan.

Menurut Novan, pemerintah harus lebih aktif menjangkau masyarakat melalui pendekatan langsung, bukan hanya mengandalkan penyampaian informasi melalui saluran umum.

“Jangan hanya nunggu warga datang bertanya. Harus ada upaya mendekatkan informasi ke mereka,” jelasnya. 

Selain menyoroti soal teknis pendaftaran, Novan juga menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap semua jalur penerimaan, khususnya jalur prestasi yang rawan disalahgunakan.

Ia mengingatkan bahwa sistem yang tidak transparan bisa mengikis kepercayaan masyarakat.

“Kalau proses seleksi tidak dijaga sejak awal, masyarakat bisa kehilangan keyakinan pada sistem yang ada,” tutupnya. (adv)

Tag

MORE