Feature

Modal Nama dan Foto Lawas, Penza Rizky Temukan Ibu Kandung yang Terpisah 27 Tahun, Sempat Berpapasan di Samarinda Tanpa Saling Kenal

Foto: 27 TAHUN BARU BERTEMU - Kisah ibu dan anak yang terpisah selama 27 tahun akhirnya dipertemukan di kota Samarinda/Arusbawah.co

Pada 2019, ia mencoba meminta bantuan kenalan di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

Beberapa instansi seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hingga Dinas Komunikasi dan Informatika pernah dicoba.

Namun upaya itu tak membuahkan hasil.

Sebagian terkendala aturan perlindungan data pribadi warga.

Tak adanya dokumen juga menjadi hambatan.

Akta kelahiran asli masih berada di Tanjung Selor. Penza hanya mengingat nama ibunya.

Belakangan, ia baru mengetahui nama yang selama ini diingat ternyata kurang empat huruf.

Pencarian 10 Tahun Sempat Membuat Kondisi Mental Penza Terguncang

Pencarian yang berlangsung 10 tahun itu sempat membuat kondisi mentalnya terguncang.

Menjelang pandemi Covid-19, Penza pernah memutuskan berhenti mencari.

Ia mengaku mulai dihantui pikiran buruk.

"Jangan-jangan mama sudah enggak ada," pikirnya waktu itu.

Tekanan tersebut membuat kesehatannya menurun.

Ia mengaku pernah terbaring sakit selama dua hari di kamar kos dan mengalami stres.

Setelah program sosialisasi ke ratusan RT selesai tanpa hasil, kondisi psikisnya kembali terganggu.

"Kenapa enggak ketemu-ketemu?" katanya mengenang masa itu.

Di tengah keputusasaan, dukungan datang dari keluarga dan orang tua angkat yang selama ini mendampinginya.

Foto Lawas Menjadi Petunjuk Penting yang Mengubah Segalanya

Titik terang baru muncul pada awal 2026.

Keluarga dari pihak ayah berhasil menemukan satu foto lama Ramlah saat masih muda.

Foto itulah yang menjadi petunjuk paling penting selama pencarian.

Meski begitu, Penza tak langsung berani mengunggahnya.

Ia sempat menunda berbulan-bulan karena khawatir banyak orang akan mengetahui rahasia yang selama ini disimpannya.

Baru pada akhir Mei 2026, ia memberanikan diri mengunggah foto tersebut ke media sosial pribadinya.

Respon masyarakat datang sangat cepat. Berbagai informasi masuk.

Ada yang mengaku mirip dengan penjual nasi goreng, ada pula yang memberi petunjuk lain. Sebagian besar ternyata salah.

Informasi dari TikTok Membawa Penza ke Keluarga Sang Ibu

Hingga seorang pengguna TikTok yang berprofesi sebagai guru menghubunginya.

Guru itu kemudian meneruskan informasi tersebut kepada seorang guru senior asal Bone yang tergabung dalam komunitas warga Bone.

Informasi itu terus bergulir hingga sampai ke tangan Hasna, sepupu ibu Ramlah.

Hasna langsung mengenali foto tersebut.

"Itu foto Wulan waktu muda," katanya.

Namun Penza masih ragu. Ia takut tertipu. Ia meminta bukti lebih kuat.

Keraguan itu akhirnya hilang setelah keluarga sang ibu mampu menyebut berbagai data pribadi yang tak diketahui orang lain.

Puncaknya, Ramlah mengirimkan foto ulang tahun pertama Penza yang selama ini masih disimpannya.

Tag

MORE