ARUSBAWAH.CO - CV Afisera selaku penyedia mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan pembelian kendaraan mewah senilai Rp8,5 miliar kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Namun dari total nilai pengadaan senilai Rp8,5, baru sekitar Rp7,5 miliar yang benar-benar masuk ke kas daerah.
Sementara pajak pembelian sebesar Rp957,2 juta masih dalam proses pengembalian melalui mekanisme restitusi pajak.
Mobil yang dimaksud adalah Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e berwarna putih yang dibeli melalui APBD Perubahan Kaltim pada November 2025 lalu.
Kendaraan mewah itu sebelumnya disiapkan sebagai mobil dinas Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
Belakangan, pengadaan mobil tersebut menuai kritik publik.
Nilainya yang mencapai miliaran rupiah dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran yang tengah didorong pemerintah pusat.
Di tengah polemik itu, Rudy Mas’ud memutuskan membatalkan penggunaan kendaraan tersebut dan mengembalikannya kepada penyedia.
Proses Pengembalian Dilakukan di Jakarta
Pemprov Kaltim kini menuntaskan seluruh tahapan administratif pengembalian mobil dinas Gubernur berupa Sport Utility Vehicle (SUV) Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e kepada pihak penyedia, CV Afisera.
Bersamaan dengan pengembalian unit kendaraan, dana pengadaannya juga mulai dikembalikan dan masuk ke kas daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Muhammad Faisal mengatakan proses pengembalian dilakukan mengikuti prosedur yang berlaku.
“Proses pengembalian mobil dinas Pemprov dengan unit Range Rover 3.0 LWB Autobiography P460e telah diserahkan kembali kepada penyedia,” ujar Faisal saat ditemui redaksi Arusbawah.co usai buka puasa bersama di kantor PWI Kaltim, Rabu (11/3/2026).
Penyerahan kendaraan dilakukan di Kantor Badan Penghubung (Banhub) Kaltim di Jakarta.
Mobil mewah itu diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim Astri Intan Nirwany kepada Direktur CV Afisera, H. Subhan.




