ARUSBAWAH.CO - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menghadiri perayaan Cap Go Meh yang digelar Yayasan Youngcun Etam Sukses Sejahtera Samarinda dalam tajuk Gongxi Facai dan Cap Go Meh 2026 Harmoni Imlek dan Cap Go Meh Nusantara.
Perayaan itu berlangsung di Ruang Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (3/2/2026) malam.
Menjelang petang, suasana gedung mulai dipadati ratusan warga Tionghoa yang terus datang dari berbagai penjuru di Benua Etam.
Lampion merah tergantung rapi, musik tradisional Tionghoa mulai bermain, dan para tamu berdatangan dengan busana bernuansa merah dan emas.
Perayaan tahunan orang Tionghoa itu bukan sekadar kegiatan seremonial.
Melainkan, penutup dari seluruh rangkaian Tahun Baru Imlek.
Saat ditemui redaksi Arusbawah.co usai acara, Seno Aji mengaku bersyukur melihat antusiasme warga Tionghoa yang terus berdatangan.
“Ini peringatan 15 hari setelah hari Imlek, mudah-mudahan adanya perayaan ini kerukunan umat semakin terjaga,” ujar orang nomor dua di Kaltim itu.
Ini Makna Tradisi Cap Go Meh dalam Budaya Tionghoa
Perlu diketahui bersama bahwa setelah merayakan Tahun Baru Imlek yang identik dengan angpao, makanan khas, dan kumpul keluarga, ternyata masih ada satu perayaan yang jadi penutupnya, yaitu Cap Go Meh.
Buat sebagian orang, Cap Go Meh mungkin terdengar biasa saja.
Tapi sebenarnya, perayaan ini punya makna yang cukup dalam dalam budaya Tionghoa.
Tak cuma sekadar tradisi, tapi juga penuh dengan nilai kebersamaan dan harapan.
Apa Itu Cap Go Meh dan Waktu Perayaannya?
Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang berarti malam ke-15.
Perayaan ini dilakukan tepat 15 hari setelah Tahun Baru Imlek.
Cap Go Meh menjadi penutup dari seluruh rangkaian perayaan Imlek.
Jadi, bisa dibilang ini adalah momen terakhir sebelum semua kembali ke aktivitas sehari-hari.
Tradisi dan Simbol dalam Perayaan Cap Go Meh
Cap Go Meh biasanya dirayakan dengan berbagai kegiatan yang meriah dan penuh warna.
Di Samarinda, tradisi ini sering dilakukan dengan berbagai pertunjukan seperti arak-arakan, pawai budaya, barongsai, Menyalakan lampion hingga Menyajikan makanan khas warga Tionghoa.
Tradisi perayaan Cap Go Meh bukan sekadar hiburan, tapi juga simbol harapan dan doa bagi warga Tionghoa.
Lampion melambangkan harapan dan penerangan hidup.
Makanan manis melambangkan kebersamaan dan keharmonisan.
Seno Aji Tekankan Persatuan dan Keberagaman di Kaltim
Lebih lanjut, Seno Aji menekankan pentingnya persatuan di tengah perbedaan etnis dan agama di Kaltim.
Menurutnya, pemerintah hadir di setiap kegiatan budaya sebagai bentuk dukungan terhadap keberagaman.
“Saya tidak hanya datang ke acara warga Tionghoa, saya juga datang ke acara Toraja, datang ke etnis Dayak, Kutai, Banjar dan lain sebagainya,” katanya.
Seno Aji hadir didampingi istrinya, Hj Wahyu Hernangsih.
Atas nama Pemprov Kaltim dan masyarakat Benua Etam, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh 2026.
“Semoga tahun ini membawa keberkahan, kesehatan, kemajuan usaha, serta kedamaian bagi semua,” ucapnya.
Ia menambahkan, Cap Go Meh bukan hanya penutup rangkaian Imlek, tapi juga simbol harapan baru, kebersamaan, dan semangat persaudaraan.
Perayaan ini, kata dia, mencerminkan wajah Indonesia yang majemuk.
“Kaltim rumah besar bagi berbagai suku, agama dan budaya. Keberagaman di daerah ini bukanlah sumber perbedaan yang memecah, melainkan kekuatan yang menyatukan. Nilai toleransi, gotong royong dan saling menghormati telah lama menjadi fondasi kehidupan sosial kita,” paparnya.
Baginya, perayaan Cap Go Meh menunjukkan bahwa harmoni itu nyata.
Orang bisa merayakan tradisi dengan penuh sukacita tanpa mengurangi rasa hormat kepada yang lain.
“Inilah wajah Kaltim yang membanggakan, inklusif, damai dan penuh persaudaraan,” demikian kata Seno Aji.
(wan)
- Rudy–Seno Target PAD Kaltim Rp 10,7 Triliun Tahun Ini, Dari Mana Saja Sumbernya?
- Seno Aji Sentil Pola Pikir ‘Duit Gampang’ Migas, DBH Terpangkas: Pengusaha Diminta Berani Main di Hulu, Bukan Sekadar Agen LPG
- Klarifikasi 'Air Bangai' Dipertanyakan, GMNI UNTAG Samarinda Desak Perumda Tirta Kencana Buka Data




